- Rabu, 28 Januari 2026
Menelusuri Jejak Alat Musik Tradisional Saluang Yang Berasal Dari Daerah Luhak Nan Tigo Yang Mistis
Menelusuri Jejak Alat Musik Tradisional Saluang yang Berasal dari Daerah Luhak Nan Tigo yang Mistis
Oleh: Andika Putra Wardana
Jika ada yang bertanya di mana jantung kebudayaan Minangkabau berdetak paling kencang, maka jawabannya adalah di wilayah pegunungan atau yang dikenal sebagai Darek.
Begitu pula jika kita melacak asal-usul instrumen tiup legendaris ini.
Secara spesifik, alat musik tradisional saluang berasal dari daerah dataran tinggi Sumatera Barat, atau wilayah adat yang disebut Luhak Nan Tigo (Luhak Agam, Luhak Tanah Datar, dan Luhak Lima Puluh Kota).
Di sanalah, di tengah hawa dingin kaki Gunung Marapi dan Singgalang, nenek moyang orang Minang pertama kali menciptakan alat musik ini dari bambu pilihan untuk menemani kesepian malam.
Keterkaitan Saluang dengan wilayah Darek ini sangat erat, sampai-sampai jenis Saluang yang paling klasik dan murni sering disebut sebagai Saluang Darek.
Alunan nadanya yang mendayu-dayu, sedih, dan menyayat hati adalah refleksi dari suasana alam pegunungan yang sunyi dan berkabut.
Konon, para leluhur di daerah Agam dan Tanah Datar meniup Saluang ini sebagai pelipur lara saat menjaga sawah atau saat merenungi nasib di perantauan.
Bambu yang digunakan pun bukan sembarang bambu, melainkan Buluah Talang yang banyak tumbuh di hutan-hutan tropis daerah hulu tersebut, yang dipercaya memiliki serat terbaik untuk menghasilkan resonansi suara yang magis.
Namun, seiring dengan migrasi masyarakat Minang, Saluang pun ikut "merantau" dan berkembang di daerah lain dengan ciri khas baru.
Misalnya, di daerah pesisir Kota Padang, lahir varian Saluang Pauh yang teknik dan iramanya lebih atraktif, menceritakan kisah-kisah perjuangan dan romansa pesisir yang berbeda dengan gaya pegunungan.
Di daerah Lima Puluh Kota (Payakumbuh), ada lagi Saluang Sirompak yang kental dengan nuansa ritual mistis pemikat hati.
Meskipun kini bisa ditemukan di seluruh penjuru Sumatera Barat, namun tetap saja, akar sejarah mencatat bahwa alat musik tradisional saluang berasal dari daerah pedalaman Minangkabau, tempat di mana adat dan alam masih bersanding mesra dalam keheningan.
Editor : melatisan
Tag :Menelusuri, Jejak, Alat Musik, Tradisional, Saluang, Berasal, Daerah Luhak Nan Tigo , Mistis
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TAMBO MINANGKABAU: JEJAK ASAL-USUL, ADAT, DAN INGATAN KOLEKTIF ORANG MINANG
-
SENI MENAMPAR TANPA MENYENTUH: BEDAH LOGIKA PANTUN MINANG
-
SATU KALI TEBAS HARUS PUTUS! MENCEKAMNYA RITUAL MANABANG BATANG PISANG DALAM SEJARAH TABUIK PARIAMAN
-
SALAH TULIS ATAU SENGAJA? MENGUAK MISTERI ANGKA "IIII" DI JAM GADANG YANG BIKIN BELANDA KETAR-KETIR
-
BUKAN SEKADAR DONGENG HILANG DI HUTAN: MENGUAK MISTERI TANDO JANIN DAN PADI KOSONG DALAM LEGENDA ORANG BUNIAN
-
PELANTIKAN PWI & IKWI SUMBAR: LANGKAH MAJU, HARAPAN BARU, SEJARAH BARU
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR
-
PENGOLAHAN LIMBAH JAGUNG MENJADI BOKASHI RAMAH LINGKUNGAN DI NAGARI LABUH
-
PRESIDEN KENA OLAH, OLEH MIKO KAMAL
-
PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEB: JALAN KELUAR DARI STIGMA KESEHATAN REPRODUKSI DI PERGURUAN TINGGI