HOME BIROKRASI KABUPATEN SOLOK
- Jumat, 17 Juli 2026
Komitmen Hadirkan Solusi Pengelolaan Sampah, Pemkab Solok Ajukan Pembangunan TPS-RDF Kepada KemenPUPR
Padang Pariaman (Minangsatu_—Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Solok Jon Firman Pandu dalam Rapat Koordinasi Permasalahan Lingkungan Hidup, Penanganan Pengelolaan Sampah dan TPA bersama Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat, Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, serta Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat, di Hall Ibu Kota Kabupaten, Kantor Bupati Padang Pariaman,Selasa (14/07/26).
Bupati Solok menjelaskan tantangan besar yang akan dihadapi daerah terkait berakhirnya layanan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional yang berada di Kabupaten Solok pada tahun 2027 mendatang.
Menurutnya kondisi tersebut tidak hanya menjadi persoalan Kabupaten Solok, tetapi juga menjadi tantangan bersama bagi kabupaten/kota di Sumatera Barat yang selama ini memanfaatkan layanan TPA Regional tersebut.
“Berakhirnya TPA Regional yang ada di Kabupaten Solok tentu menjadi tantangan bagi kami Pemerintah Kabupaten Solok, terutama bagaimana penanganan sampah ke depan antara kabupaten dan kota,” ujarnya lagi.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Solok telah mengambil langkah strategis dengan mengusulkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu berbasis Refuse Derived Fuel (TPST RDF) kepada Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Ia berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat segera direalisasikan sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah di Kabupaten Solok sebelum berakhirnya masa layanan TPA Regional.
“Di awal tahun 2026 kita sudah memasukkan proposal ke Cipta Karya untuk pembangunan TPST RDF. Mudah-mudahan ini bisa berawal dengan baik dan kami mohon dukungan agar TPST RDF ini dapat kita wujudkan di akhir tahun 2026 atau tahun 2027,” ungkapnya.
“Kami membutuhkan dukungan bagaimana TPST RDF ini bisa segera kita dapatkan untuk Kabupaten Solok, karena waktu yang diberikan kurang lebih sampai Desember 2027, artinya tidak lama lagi,” katanya mengakiri (zulnazar)
Editor : melatisan
Tag :Komitmen, Hadirkan Solusi, Pengelolaan Sampah, Pemkab Solok Ajukan, Pembangunan TPS-RDF, kepada KemenPUPR
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DISAMBUT BUPATI JON FIRMAN PANDU, TIM SUPERVISI PERCEPATAN REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI PASCABENCANA KUNJUNGI KABUPATEN SOLOK
-
DPRD KABUPATEN SOLOK SETUJUI PERUBAHAN PERDA PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH
-
PEMERINTAH KABUPATEN SOLOK : SILPA TAHUN ANGGARAN 2025 BUKAN KERUGIAN NEGARA DAN TETAP TERCATAT SECARA AKUNTABEL
-
PEMERINTAH KABUPATEN SOLOK: SILPA TAHUN ANGGARAN 2025 BUKAN KERUGIAN NEGARA DAN TETAP TERCATAT SECARA AKUNTABEL
-
PEMKAB SOLOK TETAPKAN LAHAN 21 RIBU HEKTARE MENJADI LP2B
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908