HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Selasa, 30 Januari 2018
Wabup Solok Bantu Korban Terdampak Bencana
AROSUKA (Minangsatu) --Bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada enam nagari dalam dua kecamatan beberapa waktu lalu, hingga kini masih menyisakan dukalara yang mendalam. Kerugian masyarakat terbilamg banyak. Disamping kerusakan rumah, lahan pertanian sebagai sumber perekonomian, luluh lantak dihantam banjir.
Mengobati dukalara masyarakat, wakil bupati Solok Yulfadri Nurdin didampingi Kalaksa BPBD Dasril, Camat X Koto Diatas Teta Midra, Forkopimcam dan Wali Nagari se Kecamatan X Koto Diatas, Selasa (30/1), serahkan bantuan kepada 16 KK warga terdampak bencana pada 3 Nagari di Kecamatan X Koto Diatas
Camat X Koto Diatas Teta Midra menyebutkan, kerugian bencana banjir bandang yang terjadi 9 desember 2017 lalu diperkirakan mencapai sekitar 29 M. Sampai saat ini, pihaknya telah menerima bantuan dari BNPB dan Dinas Sosial berupa Beras sebanyak 1.000 kilo, pakaian dan peralatan MCK. Dari UNRI juga diterima bantuan berupa Paket Sembako, Dinas Pertanian berupa bantuan Pompa Air, dan instansi pemerintah lainnya.
Ia berharap, masyarakat terdampak bemcana dapat segera melupakan bencana alam yang menimpa mereka. " Mudah mudahan masyarakat sabar dengan ujian ini dan segera melakukan aktifitas serta melakukan perbaikan bangunan rumah yang rusak," sebutnya.
Senada, wakil bupati Yulfadri Nurdin juga mendorong agar seluruh korban bencana segera bangkit untuk menghadapi kehidupan selanjutnya.
Ia sekaligus menginstruksikan wali nagari dan pihak BMN agar supaya memberikan data data korban bencana dengan akurat. " Demgan data yamg.akurat dan balid, bantuan yang diserahkan bisa tepat sasaran sehingga dapat.membantu mengurangi beban masyarakat yang terdampak bencana," jelasnya.
Dihari yang sama, bantuan serupa juga diantarkan Yulfadri Nurdin kepada masyarakat korban bencana banjir di kecamatan Sungai Lasi. Di kantor camat setempat, Yulfadri menekankan soal kesabaran dalam memghadapi bencana yang sesungguhnya adalah ujian agar semua tetap tawakal. " Kita bersama merasakan dukacita atas musibah yamg terjadi, namun tentunya kita tidak boleh pasrah. Masyarakat harus bangkit dalam menerima ujian ini," tuturnya.
[verizal sarosa]
Editor :
Tag :#Wabup Solok #bantu terdampak bencana
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KETUA LKAAM SUMBAR KUKUHKAN PENGURUS LKAAM KABUPATEN SOLOK PERIODE 2024–2029
-
MAHYELDI: KEPEDULIAN SOSIAL DAN GOTONG ROYONG KUNCI KEBANGKITAN MASYARAKAT PASCABENCANA
-
WABUP CANDRA LANTIK PENGURUS FK3S KABUPATEN SOLOK PERIODE 2026–2031
-
MELEDAK! PAWAI BUDAYA DAN FESTIVAL KULINER PERAYAAN HARI JADI KE 113 KABUPATEN SOLOK SEDOT PERHATIAN MASYARAKAT
-
PERINGATI HARI JADI KE 113, KABUPATEN SOLOK GELAR PAWAI TRADISIONAL 74 NAGARI DAN FESTIVAL KULINER
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026