HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 2 Desember 2019
Tingkatkan Kemampuan Literasi, Jurusan Sastra Minangkabau FIB Unand Gelar Pengabdian Masyarakat Di Sumaniak
Sumaniak (Minangsatu) - Jurusan Sastra Minangkabau Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) mengadakan pengabdian masyarakat di Nagari Sumaniak, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (30/11).
Masalah besar negeri ini salah satunya adalah rendahnya tingkat literasi di segala bidang, termasuk literasi budaya. Kondisi ini pernah digambarkan oleh penyair Indonesia, Taufik Ismail, sebagai ‘Generasi Nol Buku’. Menurut Ketua Jurusan Sastra Minangkabau, Pramono, “Minat baca masyarakat ada, tetapi daya tahan membaca yang masih lemah.”
Berangkat dari permasalahan tersebut, Jurusan Sastra Minangkabau mengadakan pengabdian kepada masyarakat bertemakan peningkatan literasi pada masyarakat Nagari Sumaniak. Nagari Sumaniak dipilih karena nagari ini merupakan salah satu nagari yang memiliki sejarah dan budaya yang penting dalam konteks Minangkabau. Di nagari ini memiliki khazanah sejarah dan budaya yang perlu diketahui dan diwariskan oleh generasi yang akan datang.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Sumaniak ini sudah dimulai sejak 2017. Sebagai nagari binaan, Jurusan Sastra Minangkabau mengambil peran terhadap peningkatan literasi budaya bagi masyarakatnya. Kegiatan tahun ini masih berhubungan dengan kegiatan sebelumnya, yakni penyuluhan tentang pentingnya peningkatan literasi budaya dan menyumbang buku-buku keminangkabauan untuk Perpustakaan Nagari Sumaniak.
“Kami dari Jurusan Sastra Minangkabau juga berharap kegiatan ini semakin meningkatkan literasi budaya masyarakat Sumaniak ke depannya," tambah Pramono.
Target yang diharapakan kedepannya oleh pemerintah nagari dan masyarakat Sumaniak ialah memberikan fokus khusus terhadap pustaka yang menjadi gudang ilmu bagi masyarakat nagari. Sekaligus, memberikan nyawa baru untuk pusat literasi di daerah Sumaniak tersebut.
Sekretaris Wali Nagari yang mewakili Wali Nagari Sumaniak mengatakan, “Harapan kami ke depannya, dengan adanya program pengabdian masyarakat dari Jurusan Sastra Minangkabau saat ini, masyarakat Sumaniak lebih termotivasi untuk meningkatkan literasi budaya Minangkabau”.
Berkenaan dengan target tersebut, Pramono menyampaikan, “Program untuk menghidupkan literasi di masyarakat Sumaniak, sama halnya dengan menanam pohon durian. Artinya, hasil dari usaha tersebut akan terlihat setelah beberapa tahun ke depannya”.
Diharapkan, pemerintah Nagari Sumaniak secara kreatif dalam meningkatkan pemanfaatan perpustakaan nagari. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan melibatkan ibu-ibu kader untuk mengantarkan bahan bacaan itu ke rumah-rumah masyarakat.
“Jurusan Sastra Minangkabau selalu siap untuk menyumbangkan buku-buku keminangkabauan yang dibutuhkan oleh masyarakat Nagari Sumaniak," ujar Pramono.
Editor : sc.astra
Tag :#fib unand #pengabdian masy #sumaniak
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG