- Rabu, 12 Agustus 2026
Mahasiswa KKN UNP 2026 Susun 23 Peta Untuk Mendukung Pemetaan Wilayah Nagari Bungo Tanjuang
Mahasiswa KKN UNP 2026 Susun 23 Peta untuk Mendukung Pemetaan Wilayah Nagari Bungo Tanjuang
Oleh: Chintya Kristanty Simanullang
BUNGO TANJUANG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 melaksanakan program kerja di bidang pemetaan wilayah melalui pembuatan berbagai jenis peta di Nagari Bungo Tanjuang. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menyediakan informasi spasial yang dapat membantu masyarakat dan pemerintah nagari dalam mengenali kondisi wilayah secara lebih jelas.
Pemetaan dilakukan dengan menyusun beberapa informasi mengenai batas administrasi, curah hujan, tata guna lahan atau tutupan lahan, serta jenis tanah yang terdapat di wilayah Nagari Bungo Tanjuang.
Informasi tersebut disajikan dalam bentuk peta sehingga kondisi wilayah dapat lebih mudah dipahami dan digunakan sebagai bahan pendukung dalam berbagai kebutuhan perencanaan dan pengembangan nagari.
Salah satu peta yang dibuat adalah peta administrasi Nagari Bungo Tanjuang yang berfungsi untuk memberikan gambaran mengenai batas wilayah nagari serta pembagian wilayah administrasinya.
Selain itu, mahasiswa KKN juga menyusun peta administrasi per jorong untuk masing-masing jorong yang terdapat di Nagari Bungo Tanjuang. Peta tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pemerintah nagari dalam mengetahui lokasi dan batas wilayah setiap jorong secara lebih jelas. Secara keseluruhan, terdapat 7 peta administrasi per jorong yang dibuat dalam rangka melengkapi informasi administrasi wilayah.
Selain pemetaan administrasi, mahasiswa KKN juga membuat peta tata guna lahan atau tutupan lahan. Peta ini digunakan untuk mengetahui jenis penggunaan atau tutupan lahan yang terdapat pada suatu wilayah, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik pemanfaatan lahan di Nagari Bungo Tanjuang.
Informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pendukung dalam melihat kondisi wilayah serta memahami bagaimana lahan dimanfaatkan. Sebanyak 7 peta tata guna lahan atau tutupan lahan disusun untuk menggambarkan kondisi penggunaan lahan pada wilayah yang menjadi sasaran pemetaan.
Program pemetaan juga mencakup pembuatan peta jenis tanah. Peta ini disusun untuk mengetahui jenis tanah yang terdapat pada wilayah Nagari Bungo Tanjuang. Informasi mengenai jenis tanah dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik wilayah dan menjadi informasi pendukung dalam memahami kondisi lingkungan setempat.
Mahasiswa KKN membuat sebanyak 7 peta jenis tanah sebagai bagian dari keseluruhan kegiatan pemetaan wilayah. Selanjutnya, mahasiswa KKN membuat peta curah hujan untuk memberikan gambaran mengenai rata-rata intensitas curah hujan yang terjadi di wilayah tersebut dalam periode 10 tahun terakhir.
Informasi curah hujan menjadi salah satu data penting dalam memahami kondisi lingkungan suatu wilayah. Peta tersebut dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik curah hujan sehingga informasi yang diperoleh dapat menjadi data pendukung dalam melihat kondisi wilayah Nagari Bungo Tanjuang.
Dalam program ini, dibuat 1 peta curah hujan yang mencakup wilayah pemetaan. Dengan demikian, keseluruhan kegiatan menghasilkan 23 peta, yang terdiri atas 7 peta jenis tanah, 1 peta curah hujan, 1 peta batas administrasi Nagari Bungo Tanjuang, 7 peta tata guna lahan atau tutupan lahan, serta 7 peta administrasi per jorong.
Penyusunan berbagai jenis peta tersebut dilakukan untuk mengumpulkan dan menyajikan informasi wilayah dalam bentuk yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Data spasial yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi salah satu dokumentasi wilayah yang bermanfaat bagi Nagari Bungo Tanjuang.
Selain itu, keberadaan peta-peta tersebut juga dapat mendukung pemerintah nagari dalam memperoleh gambaran kondisi wilayah ketika membutuhkan informasi untuk kegiatan perencanaan maupun pengembangan nagari.
Melalui program kerja pemetaan wilayah ini, mahasiswa KKN UNP 2026 berharap hasil yang telah disusun dapat memberikan manfaat bagi Nagari Bungo Tanjuang dalam mengenali potensi dan karakteristik wilayahnya. Peta yang dihasilkan tidak hanya menjadi produk dari kegiatan KKN, tetapi juga dapat menjadi dokumentasi spasial yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah nagari sesuai dengan kebutuhannya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu dan keterampilan mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan tersedianya informasi mengenai administrasi, jenis tanah, curah hujan, serta tata guna atau tutupan lahan, diharapkan Nagari Bungo Tanjuang memiliki data pendukung yang lebih lengkap untuk menunjang pengelolaan dan pengembangan wilayah di masa mendatang.
(Mahasiswa KKN UNP 2026 di Bungo Tanjuang)
Tag :Mahasiswa KKN, UNP 2026, Susun 23 Peta, untuk Mendukung Pemetaan, Wilayah Nagari, Bungo Tanjuang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG