- Minggu, 11 Januari 2026
Sumbar Tidak Semuanya Minang, Tapi Sampai Ke Negeri Sembilan!
Sumbar Tidak Semuanya Minang, Tapi Sampai ke Negeri Sembilan!
Oleh: Andika Putra Wardana
Kalau kamu main tebak-tebakan dan ditanya minang daerah mana, jawaban paling aman pasti "Sumatera Barat". Jawaban ini dapat nilai 80, tapi belum 100 sempurna. Kenapa?
Karena realitanya, peta budaya dan peta administrasi pemerintahan itu seringkali tidak jodoh. Ada bagian dari Provinsi Sumatera Barat yang ternyata bukan Minang, dan sebaliknya, ada daerah di negara lain yang justru Minang banget. Bingung? Jangan dulu.
Mari kita luruskan salah kaprah ini biar kamu makin paham peta budaya Nusantara.
Satu Provinsi Beda Rasa, Kasus Unik Mentawai
Ini fakta yang wajib kamu tahu. Secara administrasi pemerintahan (KTP), Kepulauan Mentawai memang masuk dalam wilayah Provinsi Sumatera Barat. Tapi, secara budaya dan adat istiadat, Mentawai bukan Minangkabau.
Orang Mentawai memiliki budaya, bahasa, dan kepercayaan sendiri yang sangat eksotis dan berbeda total dari budaya Minang di daratan utama. Jadi, kalau ditanya minang daerah mana dalam konteks Sumatera Barat, jawabannya adalah, hampir seluruh wilayah Sumbar (Padang, Bukittinggi, Solok, dll) adalah Minang, kecuali Kepulauan Mentawai.
Ini menunjukkan betapa kayanya Sumatera Barat, dalam satu provinsi ada keragaman budaya yang luar biasa.
Meleber Hingga ke Negeri Seberang
Sebaliknya, budaya Minang itu sifatnya ekspansif (meluas). Konsep wilayah adat mereka disebut Alam Minangkabau, yang tidak dibatasi oleh pagar perbatasan provinsi.
Wilayah budaya Minang justru tumpah ke provinsi tetangga. Sebagian Riau (Kampar, Kuantan Singingi) dan Jambi (Kerinci, Bungo) secara kultural adalah saudara kandung Minangkabau.
Yang paling mencengangkan, jejak Minang ini menyeberang selat hingga ke Malaysia, tepatnya di Negeri Sembilan. Di sana, mereka memakai Adat Perpatih yang persis sama dengan adat Minang (Matrilineal), dan bahasanya pun masih serumpun. Ini karena nenek moyang mereka adalah perantau Pagaruyung yang menetap di sana ratusan tahun lalu.
Editor : melatisan
Tag :Sumbar, Minang, Negeri Sembilan, unik
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
NAGARI TUA DAN SEJARAH PEMBENTUKAN WILAYAH DALAM ADAT MINANGKABAU
-
PANTANGAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MASYARAKAT MINANGKABAU
-
MAKNA SIMBOLIK SUNTIANG DALAM PERKAWINAN MINANGKABAU
-
ANAK PISANG DAN HUBUNGAN KEKERABATAN DALAM ADAT MINANGKABAU
-
MALAKOK, TRADISI PENDATANG MENJADI BAGIAN DARI SUKU DI MINANGKABAU
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG