- Minggu, 8 Maret 2026
Soto Padang Khas Minang, Sajian Berkuah Bening Yang Jadi Ikon Kuliner Sumatera Barat
Soto Padang Khas Minang, Sajian Berkuah Bening yang Jadi Ikon Kuliner Sumatera Barat
Oleh: Mutia Fadillah
Di beberapa sudut Kota Padang, warung soto sering mulai ramai sejak pagi hari. Semangkuk kuah panas dengan bihun, perkedel kentang, dan potongan daging sapi biasanya langsung tersaji begitu pesanan datang. Hidangan ini dikenal sebagai Soto Padang khas Minang, salah satu kuliner berkuah yang cukup populer di Sumatera Barat.
Meski masyarakat Minangkabau lebih dikenal dengan masakan bersantan seperti rendang dan gulai, Soto Padang khas Minang justru tampil berbeda. Kuahnya bening, rasanya gurih, dan biasanya disajikan dengan potongan daging sapi yang digoreng kering hingga renyah.
Berasal dari Kota Padang
Soto Padang merupakan salah satu hidangan yang berasal dari Kota Padang, Sumatera Barat. Dalam perkembangannya, makanan ini kemudian menjadi bagian dari ragam kuliner Minangkabau yang dikenal luas di berbagai daerah.
Di kota asalnya, soto ini kerap dijadikan menu sarapan atau hidangan pagi. Kuahnya yang ringan namun tetap gurih dianggap cocok disantap pada awal hari sebelum aktivitas dimulai.
Bagi masyarakat setempat, kehadiran soto ini menambah ragam masakan Minang yang biasanya identik dengan hidangan berbumbu kuat dan bersantan.
Ciri Khas yang Berbeda dari Soto Lain
Salah satu hal yang membuat Soto Padang mudah dikenali adalah kuahnya yang bening. Berbeda dengan beberapa soto lain di Nusantara yang menggunakan santan, Soto Padang dibuat dari kaldu sapi dengan aroma rempah yang khas.
Isiannya juga cukup khas. Dalam satu mangkuk biasanya terdapat bihun, potongan daging sapi, serta perkedel kentang. Dagingnya sering digoreng terlebih dahulu hingga kering sebelum dimasukkan ke dalam soto.
Sebagai pelengkap, soto ini biasanya ditaburi bawang goreng dan daun seledri. Kerupuk merah atau kerupuk khas soto juga sering disajikan sebagai pendamping.
Bagian dari Ragam Kuliner Minangkabau
Keberadaan Soto Padang menunjukkan bahwa kuliner Minangkabau tidak hanya terdiri dari masakan bersantan. Hidangan berkuah ini hadir sebagai pilihan yang lebih ringan namun tetap kaya rasa.
Seiring waktu, Soto Padang tidak hanya ditemukan di Sumatera Barat. Banyak rumah makan Minang di berbagai kota di Indonesia juga menyajikan menu ini sebagai pelengkap dari hidangan utama mereka.
Di balik semangkuk kuah panas itu, ada satu hal yang tetap terasa: kekayaan rempah dan tradisi memasak yang sudah lama menjadi bagian dari dapur masyarakat Minangkabau. Soto Padang mungkin sederhana tampilannya, tetapi rasanya sudah lama menjadi bagian dari cerita kuliner dari ranah Minang.
Editor : melatisan
Tag :Soto Padang, Khas Minang, Sajian, Berkuah Bening, Ikon Kuliner, Sumatera Barat
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KAMPUNG-KAMPUNG TUA MINANGKABAU YANG MASIH MENJAGA JEJAK LELUHUR
-
TRADISI PENGELOLAAN MATA AIR DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MINANGKABAU
-
PERAN LAPAU SEBAGAI RUANG DISKUSI DAN INTERAKSI SOSIAL DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU
-
TRADISI MENGAJI DI SURAU DAN PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA MINANGKABAU
-
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN PANDAI BESI TRADISIONAL MINANGKABAU
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK