HOME LANGKAN KATO

  • Selasa, 6 Desember 2022
Semua Tentang CInta
Carito

MENCINTAIMU DALAM DIAM

Oleh: Dara Zakia Putri (Kelas IX)

 

Sungguh…

Aku mencintaimu dalam diam

Memandangi parasmu yang membuat tentram.

Detik ini, hingga ajal menyalam.

Cinta  ini, takkan padam.

                Aku hanya bisa menikmati pesonamu

                Keindahanmu dari kejauhan.

                Tanpa mampu

                Untuk memiliki utuh.

Perasaan ini sangat dalam

Sehingga aku memilih

Untuk memendam.

                Bagaimana aku bisa

                Bertingkah biasa-biasa saja.

                Jika senyumanmu membawa

                Kenangan yang tak bisa kulupa.

IBU

Oleh:Afifa Nisaulkhairiah (Kelas VII)

Ibu…

Kau bagaikan malaikat tak bersayap.

Bagaikan Mentari yang bersinar.

Bagaikan Pelangi yang warnai hidupku.

                Ibu…

Warnai hidupku dengan kasih sayangmu.

Sinari hariku dengan cahaya dan cintamu.

Isi hatiku dengan canda tawamu.

                Ibu…

                Jangan tinggalkanku dan tetaplah bersamaku

                Jika kau pergi hariku akan terasa hampa.

 

GURUKU

Oleh: Jeni Adinda (Kelas VIII)

 

Guruku…

Kaulah pahlawan tanpa tanda jasa

Yang tidak Lelah mengajariku

Merelakan waktu istirahatnya

Hanya untuk mengajarinya

                Oh guruku…

                Engkaulah pahlawanku

                Aku tidak bisa seperti ini tanpamu

Guruku…

Terima kasih atas jasa-jasa

Yang engkau berikan selama ini

Wahai guruku…

 

AYAH

Oleh: Sarman (Kelas VIII)

Cintaku akan tetap tercurah padamu

Kasih sayangmu yang telah kau beri

Tak kan pernah kulupakan

Ayah…

                Pengorbananmu akan selalu ku kenang

                Jerih payahmu selalu ku ingat

                Curahan keringatmu selalu terbayang

Ayah…

Tutur katamu selalu kudengar

Kebijaksanaanmu selalu ku lihat

Kerendahanmu selalu terbayang

                Ayah…

                Aku sangat mencintaimu

                Selalu merindukanmu

 

PAHLAWAN

Oleh: Nike Farmeli Menia (Kelas VIII)

Oh Pahlawan…

Berapa banyak darah yang kau buang

Berapa banyak negara yang kau perjuangkan

Tak kenang waktu yang telah kau habiskan

                Pahlawan…

                Hari-hari tak terhitung bagimu

                Tenaga selalu tersimpan dibadanmu

                Tanpa mengenang kata Lelah

Wahai Pahlawan…

Cita-cita dihidupmu hanya merdeka

Senyummu terletak pada bangsa

Setetes peluh mengharapkan keberhasilan

                Indonesia…

                Bangkitlah tanpa dipaksa

                Perjuangan tanpa henti kebebasan

                Indonesia merdeka pahlawan Bahagia

 

SAHABAT

Oleh: Yulia (Kelas VII)

 

Sahabat…

Kau adalah cahaya penerang

Yg slalu membuatku merasakan arti

Persahabatan.

Ohh sahabat…..

Disaatku membutuhkanmu kau selalu ada

Disisiku mengusap setiap air mata

Yang jatuh dipipiku.

Sahabat kau tak Lelah menemaniku

Dan memberikan solusi disetiap masalah

Oh sahabat…..

Aku berharap engkau tak berubah

Jadilah sahabat yg slalu menemaniku

Disetiap waktu dan disetiap saat.

 

IBU

Oleh Silvia Vandrorine (Kelas VIII)

 

Senyum dan Tawamu

Membujatku Rindu

Tiada jemuku memandangmu slalu

Meski ku jauh di sisimu

Hatiku slalu mengenangmu di setiap

Jejak Langkah kakiku berpijak

 

Dan jantungku berdetak hanya dirimu satu

Yang kukenang semasa hidupku

Lelah dan letih tiada dirasa olehmu

 

Oh ibu…

Engkaulah pelita dihidupku sepanjang waktu

Dalam doaku slalu menyertaimu

Meski engkau tidak disisiku

Tapi kenanganmu akan slalu bersamaku

 

Terima kasih Ibu

 

MURIDKU

Oleh: Mayherlina (Guru MTsM Tj Medan)

 

Tegap langkahmu

Sandang tas di bahu

Dengan semangat

Penuh tekad

                Aku Cuma punya buku

                Titian harapan

                Gapai impian

                Ukir Keras Batu

Doa slalu kupanjatkan

Agar mulus perjuangan

Tetap di jalan kebenaran

Sampai di titik penghabisan

 

GURUKU

Oleh: May Herlina (Guru MTsM Tanjung Medan)

 

Hari terus berlalu

Silih berganti dirimu

Datang dan Pergi

Aku tetap disini

                Banyak Cerita

                Dirangkai di meja

                Tersimpan antara kita

                Untuk dikenang suatu masa

Teruskan perjuangan

Raih masa depan

Dalam Dekapan

Perjuangan Tuhan

*PUISI GURU DAN SISWA MTs Muhammadiyah TANJUNG MEDAN


Wartawan : Dara Zakia Putri dkk
Editor : bahren

Tag :#Langkan #Carito #Kato #Puisi #SIswa #Guru

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News