HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Minggu, 12 Maret 2023
Sebagai Upaya Kendalikan Tingkat Inflasi Sumbar, Gubernur Mahyeldi Luncurkan UMKM Expo 2023
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah apresiasi kegiatan UMKM Expo 2023 sebagai upaya pengendalian inflasi pangan. Gubernur meyakini, selain untuk pengendalian inflasi, kegiatan tersebut juga akan berdampak positif terhadap pelaku usaha UMKM di Sumatera Barat.
"UMKM Expo 2023, adalah salah satu bentuk upaya pemerintah untuk menekan laju infasi di Sumatera Barat, terutama untuk komoditi pangan. Disamping itu juga bagus untuk sektor UMKM," kata Gubernur Mahyeldi saat meluncurkan Gerakan Nasional Bank Indonesia Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan UMKM Expo Sumatera Barat Tahun 2023 di GOR, H. Agus Salim, Padang, Sabtu, (11/3/2023).
Kegiatan GNPIP dan UMKM Expo 2023 tersebut, merupakan inisiasi dari Perwakilan Bank Indonesia Sumbar untuk mendukung program Pemerintah Daerah dalam mengembangkan sektor Koperasi dan UMKM dan pengendalian tingkat inflasi di daerah.
Selanjutnya, Gubernur Mahyeldi mengaku dalam pengembangan UMKM, pihaknya telah memetakan berbagai permasalahan, secara umum yang menjadi permasalahan utama dunia UMKM tersebut adalah masalah permodalan dan pemasaran.
" Kami, telah memetakan apa yang menjadi kendala utama para pelaku UMKM untuk bertumbuh, ada dua persoalan yaitu permasalahan modal dan jalur pemasaran,"terang Mahyeldi.
Mahyeldi menuturkan, untuk mengatasi permasalahan tersebut pihaknya terus melakukan sinergitas dengan instansi vertikal seperti yang sedang diselenggarakan bersama dengan Perwakilan Bank Indonesia pada saat ini, melalui GNPIP dan UMKM Expo 2023.
Menurutnya, selain melalui gelaran acara seperti ini, Pemprov. Sumbar juga sedang berupaya agar bagaimana membuat arus transportasi menjadi lancar, sehingga arus barang tidak terganggu.
"Selain kita dorong melalui berbagai kegiatan acara, kami juga sedang berupaya menyiapkan formula agar transportasi arus barang di Sumbar menjadi lancar. Ini penting, untuk itu kami tentu membutuhkan dukungan dari pemerintah kabupaten/kota di Sumbar," ujarnya.
Sementara itu dalam kesempatannyang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Endang Kurnia Saputra, mengatakan menurut catatan Bank Indonesia, Provinsi Sumatera Barat memiliki tingkat inflasi yang cukup tinggi. Ia bersyukur karena dalam dua bulan terakhir angkanya sudah mulai terkendali, namun mengingat tidak lama lagi akan memasuki Bulan Ramadhan, tentu permintaan akan barang dan jasa kembali meningkat, hal inilah yang perlu diantisipasi agar tidak kembali mendongkrak tingkat inflasi.
"Untuk antisipasi agar inflasi sumbar tidak kembali naik maka Bank Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Keuangan RI, mengadakan gerakan nasional inflasi pangan ditahun 2023 ini,"jelas Endang.
Ia menambahkan, hal tersebut dilakukan karena menurut data Perwakilan Bank Indonesia, saat ini ada dua komoditas di Provinsi Sumbar yang inflasinya tidak turun-turun dan selalu naik seperti cabe merah dan bawang merah.(*)
Editor : Benk123
Tag :#mahyeldi, #umkmexpo
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG