HOME EKONOMI KABUPATEN TANAH DATAR
- Rabu, 23 Juli 2025
Pupuk Bersubsidi Dijual Diatas HET Di Nagari Simpuruik
Batusangkar (Minangsatu) - Masyarakat Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, Tanahdatar keluhkan mahalnya harga pupuk bersubsidi, hal ini diutarakan masyarakat setempat ketika sesi diskusi dalam musyawarah nagari (Musnag), Selasa (22/7) siang, di Aula Kantor Nagari Simpuruik.
Mereka katakan, untuk mendapatkan pupuk bersubsidi jenis Phonska harus menebus dengan harga 150 ribu rupiah per karung (50 kg).
Padahal kata salah seorang warga, HET Pupuk tubsidi tersebut sebesar 2300 rupiah per kilo gram.
Demikian juga dengan pupuk bersubsidi jenis urea, padahal HET nya berada dikisaran 2250 rupiah per kilo gram.
Mereka berharap pemerintah nagari dapat mengatasi hal ini, agar pupuk bersubsidi bisa sampaikan ketanangan masyarakat sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Selain itu kata masyarakat dalam diskusi tersebut, mereka hanya mendapatkan pupuk bersubsidi hanya separoh dari kebutuhan.
Wali Nagari Simpuruik Syahrial bersama Pemerintah Kecamatan Sungai Tarab dan Forkopimca akan segera menindak lanjuti laporan pengaduan masyarakatnya.
"Saya berharap pemegang kepentingan akan pupuk bersubsidi dapat mengawasi peredaran pupuk bersubsidi ditengah masyarakat," kata Syahrial.
Hal yang sama disampaikan Camat Sungai Tarab agar kios kios pupuk bersubsidi tidak memainkan harga pupuk bersubsidi.
"Pupuk bersubsidi adalah milik masyarakat, HET sudah ditentukan, jual ke petani sesuai ketentuan," katanya.
Selain Wali Nagari terlihat hadir dalam Musnag Simpuruik tersebut Camat Sungai Tarab, Danramil, Kapolsek, BPRN, KAN Tokoh Masyarakat, Pemuda, Bundo Kanduang, Alim Ulama serta tamu undangan lainnya.
Editor : melatisan
Tag :#Pupuk Bersunsidi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KAPOLSEK IPTU SUDIRMAN SAMBANGI PETANI ALPUKAT DI SALIMPAUNG
-
HARGA BAHAN BAKU MELONJAK TAJAM, RATUSAN INDUSTRI UMKM DI NAGARI PANYALAIAN TERANCAM GULUNG TIKAR
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH DUKUNG USAHA HULLER, PERKUAT PERAN SEBAGAI MOTOR EKONOMI RAKYAT
-
INDUSTRI KECIL DI NAGARI PANYALAIAN TAK PERNAH TERSENTUH PROGRAM PEMKAB TANAH DATAR
-
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KAPOLRES TANAH DATAR PANEN JAGUNG DI NAGARI MINANGKABAU
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG