- Senin, 9 Maret 2020
Pasarkan Randang Ke Mancanegara, Pemko Payakumbuh Jalin MoU Dengan DPUKM Malaysia
Payakumbuh (Minangsatu) - Optimisme Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam memasarkan randang ke 20 negara mulai terwujud, menyusul penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dewan Perniagaan Usahawan Kecil Malaysia (DPUKM).
Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, membangun Payakumbuh sebagai kota kecil dengan APBD kecil, tidak gampang. Tetapi dapat dilaksanakan apabila ada keseriusan.
“Kita melalui kondisi produktif berfikir pada tahap awal, dan untuk tahap berikutnya pertumbuhan yang sustainable. Ini adalah motor dari kemakmuran. Kita memang butuh kerjasama dengan perusahaan ini, tidak bisa kerja sendiri, ini adalah prestasi bersama,” katanya, sebagaimana dirilis situs resmi Pemko, Senin (9/3).
Teuku Eddy Faisal Rusydi menyebut perjalanan menuju kerjasama ini membutuhkan proses waktu yang cukup panjang. Dia menceritakan bagaimana Wakil Walikota Erwin Yunaz sering bolak balik Padang-Jakarta agar kerjasama ini dapat terwujud.
DPUKM adalah organisasi yang ada di Negara Malaysia, presidennya Dt. Sri Abu Hasan dan minggu lalu ada di Jakarta bersama Wawako Erwin Yunaz. Disambut Deputi Menteri Koperasi dan UKM Indonesia.
“DPUKM memiliki 50 ribu lebih perusahaan yang aktif ekspor impor, dan ada 20 negara menjadi jaringan pasar kami. Di hadapan Deputi Kementerian kemarin Wawako Erwin sudah mempresentasikan randang Minang dengan baik. Ada ketertarikan DPUKM memfasilitasi agar produk ini bisa sampai ke Malaysia, dan nantinya akan lanjut ke 20 negara lainnya,” kata Eddy.
Menurunya, DPUKM di Indonesia yang akan memfasilitasi rendang ke Malaysia. Sedangkan untuk eksekusi eksport dilakukan oleh PT Imza Rizki Jaya.
“Kita membuka ruang dan pasaran di luar negara agar produk sampai keluar negeri. Dan kita sudah konfirmasi ke Malaysia, agar bisa bawa pulang sampel rendang dan kembali lagi untuk follow up, sehingga ada bisnis matching,” ujarnya.
Eddy harus membawa sampel karena DPUKM terkejut dengan rendang Payakumbuh. Mereka tidak tahu kalau randang ada banyak varian. “Bahkan jamur direndang. Kami tahunya daging saja,” katanya.
Informasi penting juga disampaikan Eddy dimana pada bulan Juni 2020 mendatang, DPUKM akan melaksanakan kegiatan besar-besaran Hari Usahawan Negara. Pengusaha 20 negara akan hadir di Malaysia dan ada lebih kurang 3000 stand disiapkan.
Wali Kota Riza Falepi menandatangi MoU ini dengan Direktur Perwakilan Indonesia DPUKM Dr (Cn) Teuku Eddy Faisal Rusydi di Payakumbuh. Sementara, MoU kedua ditanda tangani Pembina Koperasi Sentra Randang Saiyo Wawako Erwin Yunaz dengan Dr. Rizayati dari PT. Imza Risky Jaya Jakarta.
Editor : sc.astra
Tag :#dpukmmalaysia #payakumbuh #randang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PASAR MURAH PEMKO PAYAKUMBUH DISERBU WARGA
-
PEMKO PAYAKUMBUH JUAL SEMBAKO MURAH JELANG HARI RAYA IDUL ADHA 1447 H
-
KELOMPOK TANI TERIMA BENIH JAGUNG PIONEER 32 GUNA PEMULIHAN DAMPAK BENCANA HIDROMETEOROLOGI
-
JELANG LEBARAN IDUL FITRI PENGUNJUNG PASAR PAYAKUMBUH MEMLUDAK
-
KEJAKSAAN NEGERI PAYAKUMBUH GELAR PASAR MURAH, LANGSUNG DISERBU WARGA
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA