HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

  • Jumat, 5 Juni 2026

Modernisasi Pertanian Kepulauan Mentawai: Pemkab Terima Bantuan Alat Mesin Dan Program Senilai Rp14 Miliar

Wabup Kep.Mentawai Jakop Saguruk didampingi Sekda Martinus Dahlan Terima Kabalai Mekanisasi Pertanian Sarana dan Prasarana Ibu Afneli,SP, MSi dan Langsung Paparan Program Bantuan Tahun 2026 , Rp14 Milyar
Wabup Kep.Mentawai Jakop Saguruk didampingi Sekda Martinus Dahlan Terima Kabalai Mekanisasi Pertanian Sarana dan Prasarana Ibu Afneli,SP, MSi dan Langsung Paparan Program Bantuan Tahun 2026 , Rp14 Milyar

MENTAWAI, TUAPEIJAT (Minangsatu) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menerima kucuran bantuan program dan alat mesin pertanian (alsintan) dengan nilai fantastis mencapai hampir Rp14 miliar dari Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatra Barat.

Penyerahan bantuan strategis berupa 5 unit traktor roda empat dan 86 unit hand sprayer (semprot tangan) ini dilangsungkan secara resmi pada Kamis (4/5/2026) di halaman Kantor Bupati Kepulauan Mentawai.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Martinus Dahlan serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt.

Sebelum prosesi penyerahan alsintan secara simbolis, jajaran Pemkab Kepulauan Mentawai terlebih dahulu menggelar pertemuan intensif bersama rombongan Provinsi Sumbar di ruang rapat Sekretariat Kantor Bupati, Km 4,5 Tuapeijat, Sipora Utara.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai Mekanisasi Sarana dan Prasarana Pertanian Provinsi Sumbar, Afneli, S.DP., M.Si., serta Kepala Bidang Perkebunan Tanaman Semusim dan Rempah, Novriadi, S.P.

Dalam pemaparannya yang berlangsung selama lebih dari satu jam, pihak provinsi menjabarkan peta jalan optimalisasi sektor perkebunan secara terintegrasi, termasuk rencana pembagian bibit unggul serta program perluasan kawasan tanam baru demi mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Jakop Saguruk, S.E., dalam sesi wawancara khusus dengan awak media menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar dari pemerintah provinsi terhadap kemajuan infrastruktur pertanian di wilayah bumi Sikerei.

Dirinya menegaskan bahwa kehadiran 5 unit traktor roda empat tersebut akan dikelola secara terpusat oleh dinas terkait guna membantu kelompok tani dalam membuka lahan-lahan produktif baru tanpa membebani kas kelompok.

Guna menjamin keberlanjutan dan fungsionalitas jangka panjang dari aset alsintan tersebut, seluruh biaya perawatan, pemeliharaan berkala, hingga operasional alat akan sepenuhnya ditanggung dan difasilitasi melalui anggaran Dinas Pertanian Kepulauan Mentawai.

Demi memastikan asas pemerataan dan efektivitas penggunaan di lapangan, Wakil Bupati memaparkan skema distribusi geografis untuk kelima unit traktor roda empat tersebut secara terperinci ke tiga wilayah utama.

Berdasarkan keputusan teknis, 1 unit traktor dialokasikan untuk memperkuat kluster pertanian di wilayah Sikakap, 2 unit ditempatkan di Pulau Sipora, dan 2 unit sisanya disiagakan untuk melayani kebutuhan petani di Pulau Siberut.

Jakop Saguruk juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh kelompok tani penerima manfaat agar dapat merawat dan mempergunakan alat modern ini sebaik mungkin demi mempermudah serta mempercepat proses pengolahan lahan tani mereka.

Sementara itu, Kepala Balai Mekanisasi Sarana dan Prasarana Pertanian Provinsi Sumbar, Afneli, S.DP., M.Si., saat menggelar konferensi pers bersama media menjelaskan bahwa total paket bantuan senilai hampir Rp14 miliar ini bersumber dari kolaborasi dana APBN Pusat dan APBD Provinsi melalui Satuan Kerja Mekanisasi Pertanian.

Selain alokasi alsintan, program strategis lain yang menjadi sorotan utama tahun anggaran ini adalah proyek cetak sawah baru yang dibiayai penuh oleh pusat. Afneli menekankan bahwa realisasi fisik pengerjaan cetak sawah tersebut sangat bergantung pada kesiapan detail data lokasi serta kesiapan aspek teknis dari masing-masing kelompok tani di lapangan.

Lebih lanjut, Afneli merincikan bahwa dari total target akumulatif sebanyak 1.000 paket cetak sawah yang diminta oleh pemerintah pusat, untuk tahap awal ini baru ada 400 paket cetak sawah yang siap dieksekusi secara administratif dan teknis di Kepulauan Mentawai.

Hal ini disebabkan karena hanya data dari 400 paket tersebut yang dinilai telah memenuhi validasi dokumen dan survei kelayakan fisik lapangan secara mendetail. Di akhir keterangannya, Kabalai Mekanisasi Pertanian tersebut memotivasi jajaran Pemkab Mentawai agar lebih agresif merancang dan mengajukan proposal program kerja ke tingkat provinsi maupun pusat jika ingin menarik lebih banyak kue pembangunan di sektor pertanian.

Pada hari yang sama, Kabid Perkebunan Tanaman Semusim dan Rempah, Novriadi, S.P., mengajak rombongan dinas dan jurnalis melakukan peninjauan lapangan ke lokasi perkebunan komoditas gambir seluas 2 hektare di kawasan SP2 Sidomakmur. Kebun gambir produktif yang siap memasuki masa panen atau proses pengolahan getah (dikampo) tersebut diketahui merupakan milik warga setempat, yakni Bapak Wagiman dan Bapak Dasril.

Rombongan tim provinsi bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt., tiba di lokasi perkebunan gambir yang asri tersebut pada pukul 13.30 WIB untuk meninjau kualitas daun siap olah secara langsung.

Berbicara kepada wartawan di lokasi perkebunan komoditas unggulan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kepulauan Mentawai, Zakirman, S.Pt., membeberkan komitmen lanjutan berupa program perluasan lahan gambir baru seluas 10 hektare di wilayah Mentawai.

Tidak tanggung-tanggung, program ini juga mencakup pembangunan 2 unit rumah produksi pengolahan daun menjadi getah gambir kering beserta 4 unit paket perkakas berkebun lengkap dengan total nilai investasi mencapai hampir Rp730 juta.

Zakirman menutup keterangannya dengan memperjelas bahwa seluruh pendanaan program gambir ini bersumber dari APBD Provinsi Sumatra Barat yang dikucurkan melalui mekanisme Dana Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) DPRD Provinsi Sumatra Barat. (*)


Wartawan : Rijon
Editor : Benk123

Tag :#mentawai

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com