HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

  • Kamis, 25 Juni 2026

Upacara Penutupan Karya Bhakti TNI AD Mentawai 2026 Sukses Besar, Warga Terima Manfaat Pembangunan

Bupati Kep.Mentawai DR.Rinto Wardana Menyerahkan Rehab Musholla Al Huda  kepada Masyarakat Sipora
Bupati Kep.Mentawai DR.Rinto Wardana Menyerahkan Rehab Musholla Al Huda kepada Masyarakat Sipora

TUAPEIJAT (Minangsatu) — Kegiatan penutupan Karya Bhakti TNI AD Mentawai 2026 skala besar di Kepulauan Mentawai resmi berakhir dengan sukses dan penuh khidmat. Upacara penutupan program pengabdian masyarakat berskala besar ini dipusatkan langsung di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0319/Kepulauan Mentawai, Kilometer 9, Tuapeijat, pada Rabu, 24 Juni 2026. Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi yang solid antara jajaran TNI AD dan pemerintah daerah setempat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan terluar.

Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam agenda penutupan Karya Bhakti TNI AD Mentawai 2026 tersebut adalah Kepala Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) TNI AD, Letnan Jenderal Mochamad Syafei Kasno. Sementara itu, posisi Komandan Upacara diamanahkan kepada Kapten Bakti Berimbing. Upacara yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini berjalan dengan tertib, lancar, serta dihadiri oleh ratusan warga setempat yang merupakan masyarakat penerima manfaat langsung dari program bakti karya berskala besar ini.

Acara seremonial ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi TNI AD, di antaranya Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Padang Sumatera Barat, Brigadir Jenderal Aji Mimbarno. Tidak tanggung-tanggung, tiga jenderal bintang satu dari Pusterad Angkatan Darat juga ikut mendampingi ke Mentawai. Mereka adalah Direktur Teritorial Brigjen Farouk Fakar, S.Pd., M.Han., Direktur Pusat Informasi Teritorial (PIT) Brigjen Heri D.S., serta Direktur Penelitian dan Pengembangan (Dirlitbang) PIT Brigjen Totok Sulistyono, S.H.

Kehadiran para perwira tinggi TNI ini disambut hangat oleh Penjabat Bupati Kepulauan Mentawai, DR. Rinto Wardana, bersama Wakil Bupati Jakop Saguruk. Tampak hadir pula Ketua DPRD Kepulauan Mentawai Ibrani Sababalat, S.H., Sekretaris Daerah Martinus Dahlan, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kehadiran seluruh elemen strategis pemerintahan ini menegaskan pentingnya program kemanunggalan TNI bagi kemajuan daerah di Kepulauan Mentawai.

Dalam sambutan resminya, Danpusterad TNI AD Letjen Mochamad Syafei Kasno menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan fisik dan non-fisik bakti sosial berskala besar. Program kerja padat karya ini telah dilaksanakan selama 50 hari kerja, terhitung sejak dimulai pada tanggal 5 Mei 2026 lalu hingga 24 Juni 2026. Letjen Mochamad Syafei Kasno mengapresiasi kerja keras prajurit dan dukungan penuh masyarakat yang membuat sebagian besar target pembangunan rampung tepat waktu.

Adapun sejumlah capaian fisik vital yang berhasil diselesaikan 100 persen meliputi rehabilitasi total beberapa rumah ibadah, pembangunan serta peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi hunian sehat, pembuatan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), serta penyediaan sumur bor siap pakai. Selain itu, pembukaan akses jalan baru juga berhasil dituntaskan dengan baik. Seluruh fasilitas ini dibangun secara gotong-royong untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sipora Utara dan Sipora Selatan.

Meski demikian, terdapat satu sektor pekerjaan fisik yang membutuhkan waktu tambahan, yakni pembangunan enam unit jembatan penghubung antardesa. Danpusterad menjelaskan bahwa kendala utama di lapangan adalah faktor cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini, ditambah sulitnya medan pengangkutan material berat menuju titik lokasi. Walaupun batas waktu 50 hari kerja reguler telah habis, Letjen Mochamad Syafei Kasno menegaskan bahwa jajaran TNI berkomitmen penuh untuk tetap melanjutkan pembangunan jembatan-jembatan tersebut secara swadaya hingga tuntas.

Rangkaian upacara tersebut dilanjutkan dengan prosesi pelepasan atribut kerja secara simbolis oleh Letjen Mochamad Syafei Kasno kepada perwakilan pekerja, menandai selesainya operasional utama komando satgas di lapangan. Setelah itu, Danpusterad didampingi Bupati DR. Rinto Wardana, Wabup Jakop Saguruk, dan Ketua DPRD Ibrani Sababalat menyerahkan kunci rumah hasil rehab RTLH dan fasilitas sumur bor secara simbolis kepada perwakilan warga penerima manfaat. Perwakilan dari Kejaksaan Negeri dan Kepolisian Resor Mentawai juga turut ikut menyerahkan bantuan tersebut.

Sesi penyerahan bantuan dan fasilitas publik baru ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama di area Makodim 0319. Warga penerima manfaat tampak tersenyum bahagia dan penuh haru saat berfoto mendampingi Danpusterad, Bupati Mentawai, jajaran Forkopimda, serta para pejabat tinggi militer lainnya. Momen kebersamaan yang hangat tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan emosional dan kemanunggalan yang harmonis antara jajaran TNI, pemerintah daerah, dan rakyat Mentawai.

Pada kesempatan konferensi pers terpisah pasca-upacara, Letjen Mochamad Syafei Kasno kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keberlanjutan proyek jembatan yang belum rampung. "Pekerjaan tentara itu kalau sudah dimulai harus sampai selesai, itu jaminan kami. Pembangunan enam jembatan tetap berjalan, dan pengawasan operasionalnya di lapangan diserahkan langsung kepada Dandim 0319/Kepulauan Mentawai, Letkol Bambang Budi A. Hartanto," pungkas Jenderal Bintang Tiga tersebut optimis. (*)

 


Wartawan : Rijon
Editor : Benk123

Tag :#mentawai

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com