HOME HUKRIM KOTA PADANG PANJANG
- Selasa, 20 September 2022
Kejari Padang Panjang Musnahkan Barang Bukti Sitaan 12 Perkara
Pd. Panjang (Minangsatu) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Padang Panjang, Selasa (19/9/2022) siang, musnahkan barang bukti ( bb) hasil sitaan dari 12 perkara tindak pidana umum. Antaranya, sabu sabu dan ganja disamping bb kasus tindak pidana umum berupa pencabulan dan lain lainnya.
Pemusnahan untuk sabu sabu, dilaksanakan pihak Kejari dengan cara diblender agar tak bisa lagi digunakan. Sedang sisanya, dengan cara dibakar. Dalam kegiatan pemusnahan bb hasil tindak kejahatan ini, dilakukan dihalaman kantor Kejari setempat. Turut menyaksikan, pihak Kepolisian, TNI, Pengadilan, pimpinan OPD lingkup Pemko dan petugas Rutan.
Sementara Kepala Kejari Padang Panjang, diwakili Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R), Rahmat Nurhidayat, S.H menjelaskan, pemusnahan BB ini telah mempunyai kekuatan hukum tetap sesuai peraturan perundang-undangan.
"Allhamdulillah, pada hari ini disaksikan Satgas terkait, kita telah melaksanakan pemusnahan BB yang proses hukumnya sudah selesai. BB yang dimusnahkan, antaranya sabu-sabu, ganja, dan BB tindak pidana umum seperti kasus pencabulan dan lain lain," tutur Rahmat.(*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEJAKSAAN TAHAN TIGA TERSANGKA DUGAAN KORUPSI PROYEK JALAN PASAR SAYUR BUSUR
-
KEJARI MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA DAN TINDAK PIDANA UMUM
-
KEJARI PADANG PANJANG MUSNAHKAN 34 BARANG BUKTI PERKARA TINDAK PIDANA
-
10 TERSANGKA KASUS NARKOTIKA DI CIDUK, TERANCAM HUKUMAN 12 SAMPAI 20 TAHUN
-
POLRES PADANG PANJANG GELAR SERTIJAB SEJUMLAH PEJABAT UTAMA
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU