HOME EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 8 April 2026
Kejar Pertumbuhan 6,9 Persen, Sumbar Dorong Penguatan Investasi Dan Hilirisasi Ekonomi
Kejar Pertumbuhan 6,9 Persen, Sumbar Dorong Penguatan Investasi dan Hilirisasi Ekonomi
Padang (Minangsatu) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,9 persen pada periode 2026–2027 sebagai bagian dari kontribusi terhadap target nasional. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebut strategi utama untuk mencapai target tersebut adalah melalui penguatan investasi dan hilirisasi ekonomi.
“Kita tidak bisa lagi bergantung pada konsumsi. Investasi harus menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi,” ujar Mahyeldi.
Ia mengungkapkan, struktur ekonomi Sumbar saat ini masih didominasi konsumsi rumah tangga lebih dari 50 persen, sementara peran investasi belum optimal. Padahal, nilai investasi telah menunjukkan peningkatan signifikan dari Rp2,66 triliun pada 2022 menjadi Rp17,13 triliun pada 2025.
Namun demikian, tantangan muncul pada rendahnya penyerapan tenaga kerja. Karena peningkatan nilainya masih didominasi investasi padat modal belum padat karya.
“Kita perlu mendorong investasi yang tidak hanya besar, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja,” katanya.
Pemprov Sumbar menargetkan nilai investasi di Sumbar akan terus bertumbuh secara konsisten mulai tahun 2026 hingga 2030, ditargetkan pada tahun 2027 mencapai Rp13,3 triliun dan meningkat hingga Rp18,8 triliun pada 2030. Pertumbuhan yang konsisten tersebut dapat menjadi mesin utama pemdorong kesejahteraan daerah.
"Setiap daerah memiliki keunggulan dan potensi masing-masing yang jika disinergikan secara terintegrasi, akan mendorong perekonomian daerah naik ke level yang lebih tinggi, kita optimis untuk itu,” tegas Mahyeldi.
Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Medrilzam juga menyarankan hal serupa kepada Pemprov Sumbar. Ia mendorong agar Sumbar mulai mengoptimalkan diversifikasi sumber-sumber ekonomi baru agar tidak bergantung pada aspek tertentu saja.
Menurutnya, selama ini Sumbar masih terfokus pada aspek pertanian dan perkebunan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Bappenas menyarankan agar daerah tersebut mulai berani mencari sumber lain agar tidak bergantung pada pertanian dan perkebunan saja.
"Kita perlu melakukan diversifikasi (sumber ekonomi) yang lebih luas. Agar ekonomi Sumbar menjadi semakin tangguh," ucapnya.
Menurutnya, Sumbar tidak boleh hanya memproduksi bahan-bahan mentah tetapi harus mulai menciptakan produk turunan. Selain mendukung hilirisasi yang digencarkan pemerintah pusat, langkah ini juga mendorong kemandirian daerah.
Editor : ranof
Tag :#Pertumbuhan ekonomi Sumbar #Target pemprov #Mahyeldi #Vasko #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BANK NAGARI HADIRKAN PROMO SUMPAH PEMUDA 2026 DENGAN BERAGAM KEMUDAHAN KREDIT DAN PEMBIAYAAN
-
GEBYAR PAJAK 2026, MAHYELDI AJAK MASYARAKAT TAAT PAJAK UNTUK PERKUAT PEMBANGUNAN SUMBAR
-
RP115 MILIAR DISIAPKAN UNTUK PULIHKAN 38.000 UMKM TERDAMPAK BENCANA DI SUMBAR
-
JANGAN KETINGGALAN! 3.000 PORSI KULINER KHAS SUMBAR CUMA RP81 DI KANTOR GUBERNUR, WAJIB PAKAI QRIS BANK NAGARI
-
DAFTAR 12 LOKASI KIOS MANDIRI BAYAR PAJAK CUMA PAKAI KTP DI SUMBAR, WARGA LUNANG TAK PERLU KE PADANG LAGI