HOME EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT

  • Kamis, 4 Juni 2026

Berhasil Mencapai Hasil Posiif, Bank Nagari Melihat Sejumlah Tantangan Tahun 2026

Komisaris Utama Andri Yulika (kiri) dan Dirut Bank Nagari Gusti Candra. Foto Batuah.
Komisaris Utama Andri Yulika (kiri) dan Dirut Bank Nagari Gusti Candra. Foto Batuah.

Berhasil Mencapai Hasil Posiif, Bank Nagari Melihat Sejumlah Tantangan tahun 2026

 

 

Padang (Minangsatu) - Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra mengatakan bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini masih terus memainkan perannya sebagai salah satu agen pembangunan di daerah. Dalam konferensi pers, Kamis (4/6/2026) bersama PWI, dan wartawan senior, para pemimpin redaksi, Gusti menyebut deviden yang diserahkan kepada pemegang saham, pemerintah totalnya 326,61 milyar rupiah. Dari jumlah itu kontribusi terhadap PAD Pendapat Asli Daerah 12,12 persen.

Menurut Dirut, deviden Bank Nagari juga memberikan kontribusi yang cukup besar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar. "Kota Pariaman contohnya, PAD nya yang bersumber dari deviden Bank Nagari 75,40 persen," sebut Gusti Candra. Kemudian kota Solok, mencapai.62,16 persen, kabupaten Pasaman 72,69 persen, kabupaten Solok 60,70 persen dan kabupaten Sijunjung 57,44 persen kontribusi deviden Bank Nagari terhadap PAD di daerah tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, Dirut juga memaparkan perkembangan asset Bank Nagari hingga April 2026 tercatat 34,21 triliun rupiah. Sementara laba bersih mencapai Rp145,49 milyar selama 4 bulan tahun ini.

Gusti Candra selain menguraikan sejumlah kemajuan juga menyebut tantangan ke depan yaitu beroperasi semakin efisien, sehingga laba di tahun 2026 bisa mencapai angka yang lebih baik dibanding tahun 2025.

Pada konferensi pers tersebut, Komisaris Utama Bank Nagari, Andri Yulika, mengapresiasi aktivitas Bank Nagari untuk masyarakat pada hari raya Idul Adha. Bank ini membagikan 55 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Hewan kurban itu dibagikan kepada warga di lingkungan kantor Bank Nagari di berbagai kabupaten kota dan warga terdampak banjir di Sumbar.

Secara khusus Andri Yulika mengingatkan jajaran direksi Bank Nagari agar hal-hal yang memengaruhi kinerja bank diperhatikan. Terkait dengan temuan BPK RI Provinsi Sumbar, Andri menilai direksi sudah bekerja memenuhi tuntutan rekomendasi. "Usaha melaksanakan rekomendasi sudah lebih dari 90 persen, ini bentuk keseriusan manajemen," ungkapnya.

Sehubungan dengan keputusan Komisi Informasi Sumbar, Andri menyatakan sangat menghormati keputusan tersebut. "Nanti akan kita bahas sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku," tutup Komut Bank Nagari.

Pada kesempatan itu wartawan senior DR. Basril Basyar menilai dinamika pembangunan dan perkembangan ekonomi Sumbar jelas banyak dipengaruhi oleh gerakan Bank Nagari. "Sekarang hanya Bank Nagari yang jadi mercusuar di Sumbar, sehingga semua orang merasa perlu menilisik kinerjanya," ujar Basril mengingatkan. Dalam forum tanya jawab juga tampil beberapa wartawan lain yang mendalami Informasi, kinerja dan produk Bank Nagari. 

 

 


Wartawan : Batuah
Editor : ranof

Tag :#Ekonomi sumbar #Peran bank Nagari #Sumbar

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com