HOME EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Sabtu, 6 Juni 2026
Sumbar Masuk Empat Besar Nasional Pembentukan Koperasi Merah Putih, Mahyeldi Apresiasi Kinerja Tim Pendampingan
Sumbar Masuk Empat Besar Nasional Pembentukan Koperasi Merah Putih, Mahyeldi Apresiasi Kinerja Tim Pendampingan
Padang (Minangsatu) - Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi dalam pelaksanaan program strategis nasional. Provinsi ini berhasil menempati posisi empat besar nasional dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan penyelesaian RAT nomor dua tercepat se Indonesia, sebuah capaian yang menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pendamping lapangan, dan pengurus koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat melepas Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) KDMP Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Sabtu (6/6/2026).
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan yang kita terima, Sumatera Barat menjadi provinsi terbaik keempat di Indonesia dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan penyelesaian RAT tercepat nomor dua se Indonesia. Terima kasih kepada PMO, Business Assistant, Dinas Koperasi kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan capaian ini,” ujar Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi yang dibangun seluruh pemangku kepentingan mampu mempercepat implementasi program pemerintah pusat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat berbasis koperasi.
Namun demikian, Mahyeldi mengingatkan bahwa keberhasilan program tidak berhenti pada pembentukan badan hukum koperasi semata. “Koperasi yang sudah terbentuk harus terus didampingi dan diperkuat. Tujuannya bukan sekadar berdiri secara administrasi, tetapi benar-benar tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang produktif dan berkelanjutan,” katanya.
Mahyeldi juga menilai capaian yang diraih Sumbar tidak terlepas dari pengalaman dan komitmen jajaran Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumbar dalam membangun ekosistem koperasi selama ini.
“Pak Endrizal sudah lama berkecimpung di dunia koperasi. Pengalaman beliau membangun dan mengembangkan koperasi di Kabupaten Agam maupun Kota Padang menjadi modal penting dalam mendorong keberhasilan program Koperasi Merah Putih di Sumatera Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, menjelaskan bahwa Sumatera Barat menjadi provinsi tercepat keempat di Indonesia dalam penyelesaian pembentukan dan legalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Kita berada di posisi empat nasional setelah Jawa Timur, DIY Yogyakarta, dan Jawa Tengah. Sebelumnya, Sumatera Barat juga termasuk daerah tercepat dalam pembentukan koperasi sehingga memperoleh penghargaan dari Kementerian Koperasi pada tahun 2025,” ungkap Endrizal.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat menugaskan sebanyak 40 Project Management Officer dan 125 Business Assistant untuk mendampingi pengembangan KDMP di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Masa tugas mereka berakhir pada 31 Mei 2026 setelah menjalankan pendampingan sejak akhir tahun lalu.
Dari hasil pendampingan tersebut, hingga saat ini telah diverifikasi sebanyak 888 lokasi gerai KDMP di Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, 211 gerai masih dalam tahap pembangunan dan 63 gerai telah selesai dibangun.
“Artinya sudah ada 274 gerai yang siap beroperasi dalam waktu dekat. Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat,” jelasnya.
Selain itu, ia mengungkap Sumbar bersama DKI Jakarta juga tercatat sebagai daerah tercepat dalam pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Merah Putih.
“Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi yang solid seluruh pemangku kepentingan. Karena itu kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan penghargaan kepada PMO dan Business Assistant berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Sumatera Barat.
Penghargaan PMO terbaik tingkat provinsi diberikan kepada Riko Andrian Putra, M.Kom dan Mariska Saleha Rahman. PMO terbaik tingkat kabupaten diraih Rahmat Fauzan dari Kabupaten Lima Puluh Kota. Sementara itu, penghargaan Business Assistant terbaik tingkat kabupaten diraih Sofyandi dari Kabupaten Solok dan Business Assistant terbaik tingkat kota diraih Ika Akselia dari Kota Padang.
Editor : ranof
Tag :#Koperasi merah putih #Sumbar peringkat 4 nasional #Gubernur Mahyeldi #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BERI KEMUDAHAN FINANSIAL, BANK NAGARI TURUNKAN SUKU BUNGA KREDIT UNTUK ASN DAN PEGAWAI AKTIF
-
BANK NAGARI RAIH TIGA PENGHARGAAN BERGENGSI DI INDONESIAN BEST FINANCIAL AWARDS 2026
-
GUBERNUR MAHYELDI; 740 RIBU UMKM SUMBAR, BUTUH SKILL KONTEN DIGITAL UNTUK PERLUAS PEMASARAN
-
DAMPINGI WAMEN UMKM DI BUKITTINGGI, MAHYELDI, SEBUT PENGUATAN UMKM PENTING UNTUK KETAHANAN EKONOMI SUMBAR
-
BANK NAGARI HADIRKAN PROMO SUMPAH PEMUDA 2026 DENGAN BERAGAM KEMUDAHAN KREDIT DAN PEMBIAYAAN
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI
-
BAREH RANDANG PAYAKUMBUH PUNYA RASA MANIS DAN BERBEDA DARI RENDANG DAGING
-
KATUPEK GULAI PAKU, SAJIAN KHAS PESISIR MINANGKABAU DENGAN KUAH SANTAN DAN PAKIS