HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SIJUNJUNG
- Minggu, 7 Juli 2019
Disematkan Menko Puan Maharani, Bupati Yuswir Arifin Dapat Satyalancana Pembangunan Bidang KKBPK Dari Presiden
Sijunjung (Minangsatu) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan Bidang Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) kepada Bupati Sijunjung Yuswir Arifin.
Tanda kehormatan dari Presiden RI itu diserahkan saat acara puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- XXVI di Banjar Baru
Kalimantan Selatan, Sabtu (6/7).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Rina Defina EP mengatakan, Satyalencana Pembangunan ini, merupakan penghargaan dari Presiden RI kepada kepala daerah yang sukses mendorong pembangunan bidang KKBPK. Diantaranya, pembentukan dan pembinaan kampung KB dan grand design pembangunan kependudukan.Termasuk dukungan terhadap program dan pembinaan GenRe serta peningkatan SDM para kader.
Sampai saat ini, di Sijunjung telah terbentuk 26 Kampung KB dan hal ini mengantarkan bupati Sijunjung, Yuswir Arifin bersama satu Gubernur dan 16 Bupati/Walikota di Indonesia, menerima anugrah ini.
Di Sumatera Barat, hanya Bupati Sijunjung dan Walikota Padang yang menerima tanda kehormatan Satyalancana pembangunan ini.
Editor : melatisan
Tag :#satyalencana pembangunan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PERINGATI IDUL ADHA 1447 H: POLRES SIJUNJUNG SEMBELIH 10 HEWAN KORBAN
-
TAMBANG EMAS ANTARA RESIKO DAN KEBUTUHAN
-
KANDANG AYAM VS LAHAN SAWIT : KETUA GAPENSI SIJUNJUNG BAK MENEPUK AIR DI DULANG!
-
KANTOR PERTANAHAN SIJUNJUNG GELAR INTERNALISASI PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS
-
RESPONS CEPAT BANJIR SUMPUR KUDUS, PEMPROV SUMBAR SALURKAN 2.800 KG BERAS UNTUK WARGA
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908