HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 2 Juli 2026
Dari Beasiswa Hingga BOM RUN, Rahayussalim Perkuat Peran IKASMANTRI Untuk Negeri
PADANG – Bagi Dr. dr. Rahayussalim, Sp.OT(K), memimpin PB IKASMANTRI bukan sekadar menjalankan organisasi alumni. Dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi yang merupakan alumni SMA Negeri 3 Padang angkatan 1989 itu memandang organisasi alumni harus mampu menjadi wadah pengabdian yang memberikan manfaat nyata, baik bagi para alumni maupun masyarakat luas.
Sejak dipercaya menakhodai PB IKASMANTRI periode 2024–2028, Rahayussalim bersama jajaran pengurus menyusun sejumlah program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, kepedulian sosial, hingga pemberdayaan ekonomi alumni.
"Kami ingin IKASMANTRI bukan hanya menjadi tempat berkumpul alumni, tetapi juga organisasi yang memberikan manfaat. Karena itu, kami memiliki program di bidang pendidikan melalui beasiswa dan peningkatan kualitas SDM, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta berupaya membuka peluang kerja bagi para alumni," ujar Rahayussalim.
Di antara berbagai program yang dijalankan, Blue Ocean Minang Run (BOM RUN) menjadi salah satu agenda unggulan PB IKASMANTRI. Meski mengakui penyelenggaraan event tersebut tidak memberikan keuntungan secara finansial, bahkan berpotensi merugi, Rahayussalim menilai nilai sosial yang dihasilkan jauh lebih besar.
"Kalau dihitung secara bisnis mungkin kegiatan ini merugi. Namun bagi kami, manfaat yang dihasilkan jauh lebih besar. BOM RUN bukan hanya lomba lari, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi alumni, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta mempromosikan Kota Padang dan Sumatera Barat melalui sport tourism," katanya.
Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah kegiatan tidak selalu ditentukan oleh besarnya keuntungan yang diperoleh panitia. Yang jauh lebih penting adalah dampak positif yang dirasakan masyarakat.
Rahayussalim meyakini kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian. Hotel, restoran, transportasi, pelaku UMKM, hingga destinasi wisata diperkirakan akan merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan peserta dan pendamping selama penyelenggaraan acara.
"Kami berharap peserta tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati keindahan alam, budaya, kuliner, dan keramahan masyarakat Sumatera Barat. Dengan begitu, manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat akan semakin luas," ujarnya.
Tahun ini, BOM RUN dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Padang. Selama tiga hari, rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan lomba lari, tetapi juga pengambilan race pack, pameran UMKM, talkshow, serta berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat.
Rahayussalim mengungkapkan, penyelenggaraan BOM RUN 2026 juga memiliki perbedaan mendasar dibandingkan tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan 2025, kepanitiaan masih dibantu oleh jasa event organizer. Kini, seluruh proses penyelenggaraan dipercayakan kepada alumni SMA Negeri 3 Padang.
"Tahun ini seluruh panitia merupakan alumni SMA Negeri 3 Padang. Karena kita sudah belajar dari pengalaman menggunakan jasa event organizer di Bomrun tahun lalu." katanya.
Semangat kebersamaan itu juga tercermin dari ajakan yang disampaikan kepada seluruh alumni. Menurutnya, BOM RUN bukan milik segelintir orang, melainkan milik seluruh keluarga besar IKASMANTRI.
"Tidak ada undangan khusus bagi alumni. Ini kegiatan kita bersama. Silakan datang, ikut berkontribusi, dan menyukseskan acara sesuai kemampuan masing-masing. Kesuksesan BOM RUN adalah keberhasilan seluruh alumni," tegasnya.
Antusiasme masyarakat terhadap BOM RUN 2026 pun menunjukkan tren yang menggembirakan. Jika pada penyelenggaraan tahun 2025 jumlah peserta tercatat sekitar 2.000 orang, hingga saat ini tiket yang telah terjual untuk BOM RUN 2026 sudah mencapai sekitar 3.000 peserta.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran. "Kami optimistis peserta tahun ini akan jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa dan menjadi motivasi bagi panitia untuk memberikan pelayanan terbaik," ujar Rahayussalim.
Keberhasilan penyelenggaraan BOM RUN, lanjutnya, tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang. Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan event olahraga yang tidak hanya sukses dari sisi pelaksanaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi ekonomi dan pariwisata daerah.
Dengan dukungan seluruh pihak, PB IKASMANTRI berharap BOM RUN terus berkembang menjadi agenda sport tourism unggulan di Sumatera Barat. Lebih dari sekadar perlombaan lari, BOM RUN diharapkan menjadi ruang bertemunya semangat olahraga, kebersamaan alumni, promosi pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Rahayussalim juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim marketing BOM RUN 2026 yang dinilainya berhasil membangun kepercayaan masyarakat sekaligus meningkatkan antusiasme peserta.
Menurutnya, capaian penjualan tiket yang telah melampaui jumlah peserta tahun sebelumnya tidak terlepas dari kerja keras tim dalam mempromosikan event tersebut.
"Saya memberikan apresiasi kepada seluruh tim marketing BOM RUN yang telah bekerja luar biasa. Mereka mampu membangun komunikasi yang baik, memperluas jangkauan promosi, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat sehingga antusiasme peserta tahun ini meningkat signifikan," pungkasnya. (*)
Editor : Benk123
Tag :#bomrun2026
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG