HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Kamis, 20 Oktober 2016
Bupati Solok Kunjungi Mesjid Nurul Ikhlas Parambahan
AROSUKA (Tingkapone) -- Setelah sebelumnya melaksanakan shalat subuh berjamaah di musjid raya Guguak Sarai, kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kamis (20/10), bersama kepala Kantor Kemenag setempat H. Kardinal, bupati SolokH. Gusmal Dt. RajoLelo kembali mengagetkan jemaah shalat sunuh mesjid Nurul Ikhlas nagari Parambahan, kecamatan Bukit Sundi.
Gusmal yang berangkat dari kediamannya di Arosuka pukul 04.00 Wib, tiba di mesjid nurul Ikhlas Parambahan ketika jamaah lain belum begitu ramai. Selesai mengambil wudhu', bupati Solok mengambil duduk pada shaf paling depan. Selang beberapa saat, diantara jamaah shalat subuh yang hadir, bupati Solok terkesima melihat empat orang anak-anak seusia pelajar SD mengikuti shalat subuh berjamaah. Suasana demikian, sekaligus memberi warna lain dalam kalbu orang nomor satu di daerah penghasil bareh itu.
Menanggapi anak-anak tersebut, selesai shalat, H. Gusmal mengungkapkan kegembiraannya terhadap semangat dan keimanan anak yang mau membiasakan diri melakukan shalat subuh berjamaah. Ia ingin seluruh masyarakat daerah itu agar membudayakan shalat lima waktu berjamaah, karena tinggi nilainya disisi Allah. SWT.
Bupati Solok mengungkapkan, ditengah kondisi hari ini yang semakin mencemaskan, yang digerus oleh kebudayaan dan prilaku yang menyimpang, seharusnya menjadi keprihatinan bersama. Apalagi ketika kondisi ini diperburuk oleh maraknya penyakit masyarakat, pengaruh peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Gusmal menggugah warga untuk lebih mendekatkan diri kepada ajaran agama dan melakukan pengawasan agar anak-anak jangan sampai terjerumus melakukan hal hal yang negatif.
Guamal sampai mengingatkan itu, karena sebagai pemimpin di daerah itu, dirinya ingin menumbuhkan peradaban religius yang mencerminkan keimanan dan ketaqwaan yang tinggi. Disitulah akhirnya kemudia ia mencoba mendorong masyarakat, terutama kaum muda agar menghabiskan waktu dengan kegiatan-kegiatan keislaman. “ Kita ingin memulai penyadaran ini dengan gerakan shalat subuh berjamaah di mesjid-mesjid, “ kata Gusmal.
Ada dua agenda daerah yang berkaitan dengan penguatan capaian program empat pilar pembangunan, yakni gerakan Magrib Mengaji dan shalat subuh berjemaah di mesjid. Magrib mengaji dilakukan selesai shalat magrib berjamaah, kemudiaan rumah-rumah di daerah ini diisi dengan kesibukkan membaca ayat suci Alqur’an.
Gusmal tidak sekedar menganjurkan, tetapi langsung melakukan shalat subuh berjamaah ke mesjid-mesjid. Kegiatan itu, kata dia, akan dilaksanakan sekali 15 hari mendatangi mesjid yang ditentikan secara acak.
Dengan kegiatan shalat berjamaah dengan warga, dirinya ingin menyemangati dan mengajak warga shalat berjamaah. Ingin mengajak masyarakat membiasakan bangun pagi dan kemudian melaksanakan ibadah. “ Agar menjadi berkah, kita harus mengawali aktivitas harian dengan menegerjakan kewajiban shalat Subuh, dan sebaik-baiknya shalat lima waktu dilakukan dengan berjama’ah,” kata Gusmal.
[ Verizal Sarosa ]
Editor :
Tag :# Subuh Berjamaah # Kabupaten Solok
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
NINIAK MAMAK KOTO NAN OMPEK TOLAK KESEPAKATAN WALI KOTA PAYAKUMBUH DENGAN KAN
-
PT. SEMEN PADANG SERAHKAN 1000 PCS DUMBAG UNTUK PENANGGULANGAN MUSIBAH BANJIR DI KABUPATEN SOLOK
-
DUA JEMBATAN BAILEY YANG DIBANGUN PASCABENCANA DI KABUPATEN SOLOK SUDAH BISA DIGUNAKAN
-
JNE CABANG SOLOK SERAHKAN BANTUAN BENCANA BANJIR 10 TON SEMBAKO, OBAT-OBATAN DAN PAKAIAN
-
PEDULI KORBAN GALODO, 'RANG' AIA BATUMBUAK KIRIM BANTUAN KE SALAYO, MUARO PINGAI DAN SANIANG BAKA
-
PASAN BURUANG DAN ALAM YANG LUKA: RENUNGAN EKOKRITIK DI TENGAH BENCANA SUMATERA
-
MAHASISWA KKN KEBENCANAAN UNIVERSITAS ANDALAS LAKUKAN PENDATAAN DAMPAK BANJIR DI KAPALO KOTO, PADANG
-
SEDIKIT KEGEMBIRAAN DI TENGAH KECEMASAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS TOBOH GADANG DORONG PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM RAMAH LINGKUNGAN
-
MAHASISWA KKN UNAND MENGAJAR DI DUA TK TOBOH GADANG, KENALKAN RAGAM HIAS MINANGKABAU DAN JEPANG