HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Minggu, 12 Desember 2021
200 Kg Rendang Dari Semen Padang Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
Padang (Minangsatu) - PT Semen Padang kembali menunjukkan kepeduliannya untuk membantu para korban bencana tak hanya di Sumatera Barat, tapi juga di luar Sumbar. Kepedulian kali ini ditunjukan dengan mengirimkan sebanyak 200 kg rendang untuk para korban erupsi Gunung Semeru.
Makanan khas Sumbar dan juga menjadi makanan terlezat dunia ini, dikirimkan PT Semen Padang melalui BPBD Sumatera Barat. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Unit CSR Semen Padang Rinold Thamrin yang didampingi Kasi Bina Lingkungan, Masykur Rauf dan Staff Adm & Keu, Meli Agustini, Sabtu (11/12) siang.
"Bantuan rendang ini merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang terhadap saudara-saudara yang menjadi korban erupsi Gunung Semeru, yakni yang bermukim di kawasan Lumajang, Malang dan sekitarnya. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban mereka yang jadi korban," kata Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri.
Ia berharap bantuan yang disalurkan PT Semen Padang melalui BPBD Sumatera Barat ini, dapat bermanfaat dan dikonsumsi langsung oleh warga yang terkena dampak erupsi semeru.
"Kita doakan juga semoga para korban erupsi Gunung Semeru segera kembali menjalani hidup normal dan dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari, sehingga kehidupannya kembali pulih," kata Oktoweri.
Kepala Unit CSR Semen Padang, Rinold Thamrin menambahkan, bentuk kepedulian PT Semen Padang terhadap kebencanaan di Indonesia, tidak hanya dilakukan pada saat ini saja.
"Bantuan rendang juga pernah dilakukan pada saat terjadi bencana di NTT pada bulan April lalu. Bahkan tak cuma bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok saja, PT Semen Padang juga beberapa kali mengirimkan relawan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana yang terjadi di Indonesia, seperti bencana di Palu, Aceh dan beberapa daerah lainnya," kata Rinold.
Editor : melatisan
Tag :#Bantuan Rendang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG