HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 26 Oktober 2016
Gubernur Resmikan Yayasan Pusako Minangkabau
PADANG, (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meresmikan Yayasan Pusako Minangkabau (YPM) yang bergerak di bidang pelestarian sejarah dan budaya Minangkabau di Hotel Mercure, Padang, pada Selasa (25/10) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur Irwan menyebutkan pemerintah sangat mengapresiasi keberadaan yayasan ini karena menandakan masih banyak orang yang mempedulikan kelangsungan budaya Minang.
"Kami sangat mengapresiasi adanya yayasan ini, semoga nantinya dapat memberikan dampak yang positif bagi kebudayaan dan masyarakat Minang," katanya lagi.
Ia berharap ke depan yayasan ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan visi dan misinya, yaitu pelestarian budaya yang terkenal sudah sejak lama.
Menurutnya, yayasan ini bisa menjadi jalan untuk menanamkan nilai-nilai adat dan budaya Minang ke tengah-tengah masyarakat, terutama para generasi muda.
Dia menambahkan pemerintah sangat mendukung program yayasan ini dan siap untuk bekerjasama untuk pengembangan sejarah dan budaya ke depan.
"Kami dari pihak pemerintah siap untuk bekerjasama melestarikan dan mengembangkan sejarah dan budaya Minangkabau, mengingat ini merupakan tanggung jawab bersama," ujarnya lagi.
Ketua Yayasan Pusako Minangkabau Dirwan Ahmad Darwis mengatakan keberadaan yayasan ini berawal dari rasa prihatin terhadap kondisi sejarah dan budaya Minangkabau yang perlahan-lahan mulai tergerus oleh zaman.
Menurut dia, Minangkabau sangat terkenal dengan budayanya dan telah melahirkan banyak tokoh-tokoh terkenal serta berpengaruh hingga ke mancanegara.
"Budaya Minangkabau sudah terkenal kemana-mana dan pada arus globalisasi ini nilai-nilai kearifan budayanya mulai berkurang, untuk itu sudah saatnya kita berupaya kembali membangkitkan kejayaan Minangkabau," katanya lagi.(*/ing)
Editor :
Tag :#PemprovSumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG