HOME KESEHATAN KABUPATEN AGAM

  • Kamis, 24 September 2026

YSKI Bukittinggi-Agam Sosialisasikan Bahaya Kanker Dan Tumor Di Lambah

Sosialisasi YSKI Bukittinggi-Agam (Foto:Minangsatu)
Sosialisasi YSKI Bukittinggi-Agam (Foto:Minangsatu)

YSKI Bukittinggi-Agam Sosialisasikan Bahaya Kanker dan Tumor di Lambah

Agam (Minangsatu)
- Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Bukittinggi-Agam menggelar sosialisasi tentang kanker dan tumor di Kantor Wali Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Rabu (23/09/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kanker dan tumor, termasuk faktor risiko serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemateri YSKI , Amelia Walviena, AMd.Kep, menjelaskan tumor merupakan pertumbuhan jaringan yang tidak normal dan dapat bersifat jinak maupun ganas.

Menurutnya, tumor jinak umumnya memiliki pertumbuhan yang lebih lambat. Namun, masyarakat tetap perlu memeriksakan benjolan atau perubahan pada tubuh kepada tenaga kesehatan untuk memastikan penyebab dan sifatnya.

"Kita perlu mengenali sejak dini setiap perubahan atau benjolan yang tidak normal pada tubuh. Pemeriksaan diperlukan agar dapat diketahui apakah kondisi tersebut jinak atau membutuhkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Ameljuga menyampaikan sejumlah faktor yang disebut berkaitan dengan risiko kanker, mulai dari faktor genetik hingga paparan lingkungan dan pola hidup.

Secara medis, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sejumlah faktor risiko kanker yang dapat dicegah antara lain penggunaan tembakau, konsumsi alkohol, berat badan berlebih, kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, polusi udara, paparan radiasi ultraviolet serta sejumlah infeksi penyebab kanker.

Amel mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai salah satu langkah pencegahan.

Ia juga menyampaikan materi mengenai pemanfaatan sejumlah tanaman herbal, di antaranya benalu teh, keladi tikus dan temu putih, yang disebut dalam sosialisasi memiliki kandungan tertentu yang dikaitkan dengan pencegahan kanker.

Namun, penggunaan tanaman herbal untuk pencegahan maupun pengobatan kanker perlu dilakukan secara hati-hati. National Cancer Institute (NCI) menyatakan belum terdapat bukti bahwa makanan, vitamin, suplemen, herbal atau kombinasi tertentu terbukti dapat memperlambat, menyembuhkan, atau mencegah kanker kambuh. Sejumlah suplemen herbal juga dapat berinteraksi dengan pengobatan kanker.

Dalam pemaparannya, Amel juga menyinggung penggunaan telepon seluler sebagai salah satu hal yang menurutnya perlu diperhatikan masyarakat.

Terkait hal tersebut, NCI menyebut penelitian terbaik yang tersedia sejauh ini tidak menunjukkan bahwa penggunaan telepon seluler menyebabkan kanker. Telepon seluler memancarkan energi frekuensi rendah yang berbeda dari radiasi pengion yang diketahui dapat merusak DNA.

Melalui kegiatan tersebut, YSKI Bukittinggi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, mengenali tanda-tanda yang perlu diperiksa serta tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan kelainan pada tubuh.

"Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya kanker dan tumor. Deteksi dan penanganan yang tepat menjadi hal penting," kata Amel.


Wartawan : Arif Munandar
Editor : melatisan

Tag :YSKI Bukittinggi-Agam, Sosialisasikan, Bahaya Kanke, r dan Tumor, di Lambah

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com