- Senin, 6 Maret 2023
Dukung Pembangunan Rumah Sakit Mata Di Agam, Bupati : Selain Derajat Kesehatan, Ekonomi Akan Meningkat
Agam (Minangsatu)-Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM beraudiensi dengan dr Jon di Mess Pemkab Agam Belakang Balok, Bukittinggi, Kamis (2/3/23).
dr Jon mengatakan, selain untuk mempererat tali silaturahmi dengan Bupati Agam, ia juga ingin mendiskusikan rencana pembangunan rumah sakit mata di Kabupaten Agam.
“Oleh sebab itu, kami meminta dukungan dari Pemkab Agam, agar pembangunan Rumah Sakit Mata ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dikatakan, pihaknya sudah melihat-lihat lokasi yang cocok untuk pembangunan rumah sakit ini.
“Direncanakan Rumah Sakit ini akan dibangun di kecamatan Ampek Angkek,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM sangat setuju dengan rencana tersebut.
“Ini merupakan hal yang baik, karena dengan adanya rumah sakit ini, selain meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, perekonomian masyarakat disekitar lokasi juga akan meningkat,” ujarnya.
Dikatakan, pihaknya mendukung penuh rencana tersebut, dengan adanya pembangunan rumah sakit ini maka Kabupaten Agam juga akan semakin maju.
Editor : boing
Tag :#Agam #RumahSakit #Auiensi #minangsatu
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
POSKO SEMEN PADANG PEDULI DIDATANGI KORBAN BANJIR BANDANG PALEMBAYAN UNTUK MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN
-
DALAM SEPEKAN, IMUNISASI JENIS BOPV DI AGAM CAPAI 43,5 PERSEN
-
PEMKAB AGAM DUKUNG PROGRAM IMUNISASI POLIO
-
TIGA RIBU LEBIH HEWAN DIVAKSIN TAHUN 2022 DI AGAM, KASUS RABIES MELANDAI
-
KASUS PMK NIHIL, DISTAN AGAM TERUS LAKUKAN VAKSINASI
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL