HOME KESEHATAN KABUPATEN AGAM

  • Kamis, 27 Agustus 2026

Tanaman Ini Banyak Tumbuh Di Pekarangan Rumah, Obat Mujarab Untuk Penderita Kanker

Perwakilan Yayasan Kanker Indonesia foto bersama perwakilan majelis guru SMKN 1 Baso usai sosialisasi pencegahan dan penanganan kanker
Perwakilan Yayasan Kanker Indonesia foto bersama perwakilan majelis guru SMKN 1 Baso usai sosialisasi pencegahan dan penanganan kanker

Tanaman Ini Banyak Tumbuh di Pekarangan Rumah, Obat Mujarab Untuk Penderita Kanker

Baso (Minangsatu) -
Penyakit kanker menempati nomor urut ke-2 sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia menurut data World Health Organization (WHO), sedangkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), kanker menempati nomor urut ke-3 sebagai penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Defani Anggun Sagita, Penyuluh Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Provinsi Sumatera Barat saat menggelar sosialisasi bahaya kanker dan pencegahannya di SMK Negeri 1 Baso, Padang Tarok, Kabupaten Agam, Kamis (27/08/2026).

Dijelaskannya, jumlah total penderita kanker (prevalensi) di Indonesia saat ini telah menembus lebih dari 1,13 juta kasus. Di Indonesia mencatat rata-rata 400.000 hingga 474.000 kasus baru kanker setiap tahunnya. Sekitar 240.000 hingga 283.000 kematian terjadi per tahun akibat kanker di Indonesia.

"Sekitar 0,179% penduduk Indonesia atau 347.000 orang per tahun mengidap kanker di tanah air. Berdasarkan data dari Kemenkes (2024), 408.661 kasus baru dengan 234.511 kematian," jelasnya.

"Pemahaman terhadap pencegahan dini dan pengobatan kanker terus kami sosialisasikan. Pilihan obat alami saat ini menjadi salah satu opsi terbaik untuk pengobatan," katanya.

"Selain benalu teh, ada lagi tanaman rumahan yang sangat berkhasiat untuk mencegah dan mengobati kanker serta banyak ditemukan di Sumatera Barat khususnya di Kabupaten Agam, yaitu Temu Putih (Curcuma Zedoaria)," imbuhnya.

Lebih jauh Defani menyebut penelitian terhadap Temu Putih sudah dimulai sejak 2003 oleh IPB Bogor, tahun 2018 oleh Unissula Semarang dan yang terupdate di UGM yang menghasilkan temuan Minyak temu putih mampu menghambat proliferasi sel kanker payudara dan migrasi/metastasis. Hal ini dikarenakan temu putih mengandung germacrone.

"Temu putih mengandung senyawa aktif utama namanya kurkuminoid, zat antioksidan, dan minyak atsiri. Senyawa yang paling disorot peneliti. Selain itu juga mengandung Zerumbone dan Kurkumol yang bisa memicu 'bunuh diri' sel kanker (apoptosis). Jadi sel kanker disuruh mati sendiri," bebernya.

Tak sampai di situ, temu putih juga memiliki antioksidan yang kuat untuk menangkal radikal bebas, Anti-inflamasi, Anti-proliferasi dan meningkatkan sistem imun.

Di akhir paparanya, Defiani menegaskan bahwa angka penderita kanker di Indonesia terus naik dari tahun ke tahun. Faktor gaya hidup disinyalir jadi pemicu utama pertumbuhan sel kanker.

" Dari 2013 hingga 2018 saja ada kenaikan dari 1,4 per 1000 menjadi 1,79 per 1000. 70 persen kasus kanker payudara ditemukan sudah stadium lanjut. Adapun faktor risiko utama adalah rokok, pola makan, kurang aktivitas fisik, serta deteksi yang terlambat. Jadi secara kasar 1 dari 800 - 1 dari 1000 orang Indonesia saat ini hidup dengan diagnosis kanker," pungkasnya.

 

 


Wartawan : Rivo
Editor : melatisan

Tag :Tanaman Ini, Banyak Tumbuh, di Pekarangan Rumah, Obat Mujarab, Untuk Penderita Kanker

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com