HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI

  • Selasa, 26 Februari 2019

Wagub Nasrul Abit Buka TMMD Ke 104 Di Mentawai

Wagub Nasrul Abit buka TMMD ke 104 di Mentawai
Wagub Nasrul Abit buka TMMD ke 104 di Mentawai

Tuapeijat (Minangsatu) — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit membuka secara resmi kegiatan TMMD Ke 104 Tahun 2019 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (26 /2), di lapangan upacara Makodim 0319 Mentawai, dan dihadiri langsung oleh Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet dan Unsur Forkopimda Mentawai, seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Mentawai, dan masyarakat tamu undangan. 

Dalam pidatonya Nasrul Abit menyampaikan bahwa TNI sebagai salah satu komponen Bangsa, berdasarkan Undang-undang nomor 34 Tahun 2004 yaitu menjalankan fungsi untuk melaksanakan Operasi Militer Perang (OPM) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 

Dalam tugas-tugas dalam OMSP tersebut diantanya adalah memberdayakan wilayah wilayah pertahanan dan kekuatan kekuatan pendukung secara dini, sesuai dengan sistem pertahanan semesta serta dan membantu tugas-tugas Pemerintah di Daerah.

"Untuk dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut, maka TNI menggunakan pola operasi bakti TNI yang salah satunya diimplementasikan dalam bentuk TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan," ungkapnya.

Ia menyebutkan TMMD merupakan bentuk Pengabdian demi terwujudnya pertahanan negara yang tangguh di Daerah, sekaligus merupakan upaya TNI untuk berkontribusi melestarikan kemanunggalan TNI-Rakyat dan penerapan budaya gotong royong

"Dengan adanya tmmd mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah, karena kegiatan tmmd meliputi kegiatan fisik yang terdiri dari pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum," paparnya. 

Ia membeberkan kegiatan TMMD Tahun 2019 ini, dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam setahun pada lima lokasi diantaranya TMMD yang ke 104 terdiri dari dua lokasi antara lain Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dilaksanakan secara serentak dan dibuka pada hari yang sama di tempat yang berbeda. 

TMMD yang ke 105 dilaksanakan hanya pada satu lokasi yaitu di kabupaten Agam pada bulan Juli sampai Agustus 2019. Selanjutnya TMMD yang ke 106 dilaksanakan pada dua lokasi yaitu di kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok Selatan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2019 mendatang. 

" Pembukaan TMMD Kabupaten Padang Pariaman dilaksanakan di lapangan Korong Kamumuan, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau. Kemudian TMMD di Kabupaten Kepulauan Mentawai, dilaksanakan di lapangan Kodim 0319 Mentawai, Jalan Raya Tuapeijat Km 9, Kecamatan Sipora Utara," bebernya. 

Sementara itu Danrem 032 /Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan bahwa pihak TNI berkomitmen bersama rakyat untuk menuntaskan target yang harus dicapai, adapun kendala dilapangan itu hal yang biasa, namun pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan tersebut sampai tuntas. 

"Kalau kendala secara konstruksi mungkin sudah ada yang membahas, namun pada prinsipnya target kita harus tercapai, untuk saat ini kita buka jalan sepanjang 5 Km, nanti kita kerjakan lagi mungkin dalam bentuk karya bakti atau kegiatan TMMD berikutnya, katakanlah itu 5 Km lagi atau 10 km lagi," imbuhnya. 

Ia berharap dengan adanya kegiatan TMMD di Kepulauan Mentawai bisa meringankan Pemerintah setempat dalam hal percepatan pembangunan di Daerah yang berstatus 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar) tersebut. "Kalau harapan kita mungkin sama ya, kita menginginkan pembangunan di Mentawai meningkat, masyarakat sejahtera dengan memanfaatkan infrastruktur seperti jalan dan sebagainya," imbuhnya. 

Sementara berdasarkan laporan Dansatgas TMMD Ke-104 Kodim 0319 Mentawai Letkol Czi Didid Yusnadi menyampai beberapa kegiatan baik kegiatan fisik maupun non fisik, diantaranya kegiatan fisik pembukaan jalan baru dengan panjang 5 Km, lebar Meter dan parit kanan-kiri lebar dan dalam parit masing-masing 1 Meter. Kemudian pembangunan jamban bagi masyarakat miskin sebanyak 30 unit kegiatan ini bekerjasama dengan Desa Bukit Pamewa, Desa Sido makmur dan Desa Goiso'Oinan Kecamatan Sipora Utara. 

Kemudian 24 kegiatan non fisik diantaranya, Mitigasi bencana, Penyuluhan tentang penanaman pohon dan buah-bahan, pemeriksaan kesehatan hewan/IB Sapi, Penyuluhan tentang deteksi dini kanker leher rahim, Pengobatan/Pelayanan kesehatan dokter referal daerah terpencil, Kampanye kesehatan pemberian garam beryodium pemberian tablet tambah darah pada remaja putri dan putra serta makan buah dan sayuran. 

Seterusnya, Senam massa bagi Lansia, Penyuluh tentang pelayanan KB untuk aseptor baru, Penyuluhan KB untuk masyarakat di lokasi TMMD, Penyuluhan khusus bagi masyarakat yang sudah ber KB, Penyuluhan dan Pelatihan produk keluarga berbasis kelapa, Penyuluhan Narkoba, Penyuluhan tentang Kamtibmas, Penyuluh tentang lalu-lintas, penyuluhan tentang kebakaran.

Berikutnya penyerahan bantuan Al-Quran ke pengurus mesjid, Penyerahan Alkitab ke pengurus Gereja, sosialisasi tentang pembuatan dan fungsi Bpjs, Sosialisasi wawasan kebangsaan, penyuluhan tentang bahaya teroris dan radikalisme, penyuluhan bela negara, penyerahan bantuan sembako bagi masyarakat kurang mampu, penyuluhan dan sosialisasi bios 44.

Kegiatan yang mengusung tema "Melalui kegiatan TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong Royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Menjaga Ketahanan Nasional" Ini didukung dengan anggaran dari APBD Kabupaten Kepulauan Mentawai sebesar Rp 1,6 Miliar dan dukungan dari Komando sebesar Rp 360 Juta. (red)


Wartawan : te
Editor :

Tag :TMMD 104 #Mentawai

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News