HOME PEMBANGUNAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
- Kamis, 26 Juli 2018
Wabup Mentawai Melarang Warga Bekerja Di Bidang Ini
MENTAWAI, (Minangsatu) - Pemerintah Mentawai tidak akan membantu untuk membangun dam di kawasan pantai yang masyarakatnya masih tetap melakukan penambangan pasir pantai.
Hal itu ditegaskan wakil bupati Mentawai Kortanius Sabeleake saat dia masih mendengar laporan tentang adanya penambangan pasir pantai yang dilakukan oleh masyarakat di kawasan pemukiman sekitar pantai mapadegat dan pantai jati, " ini sudah sering saya ingatkan, agar masyarakat tidak lagi melakukan penambangan pasir karena bisa menyebabkan abrasi, tapi kalau juga terus dilakukan dan terjadi abrasi, maka pemerintah Mentawai tidak akan membantu membangun dam, " tegas Kortanius Sabeleake di Tuapejat, Senin lalu.
Penambangan pasir dikawasan pantai selain menyebabkan abrasi, menurut Kortanius juga bisa merusak keindahan pantai seperti yang saat ini masih terjadi di kawasan pantai mapadegat dan pantai jati, " kami mengerti, bahwa pekerjaan menambang pasir ini merupakan mata pencarian sebagian masyarakat, tapi cobalah jangan menambang pasir didekat pemukiman warga, ini bisa berakibat buruk terhadap lingkungan, " ucap Kortanius.
Dibagian lain Kortanius juga menyinggung tentang adanya rencana normalisasi sungai untuk mengantisipasi terjadinya banjir di beberapa daerah di Mentawai, terutama bila musim penghujan tiba, " ya rencana kita akan melakukan normalisasi sungai, tapi ini tentu membutuhkan biaya besar dan kerja ekstra, karena ada beberapa daerah tidak bisa dilalui oleh alat berat untuk kerja," jelas Korta.
Rencana normalisasi sungai, kata Korta merupakan salah satu solusi terbaik dan dibutuhkan, apalagi banjir yang sering terjadi di beberapa daerah di Mentawai kebanyakan disebabkan karena luapan air yang besar yang tidak mampu lagi mengalir di sungai yang berkelok, sehingga luapan air menerobos pada dataran rendah dan akhirnya ke pemukiman warga yang dekat dengan sungai, " ya solusi terbaik tentu normalisasi, kalau dinormalisasi maka aliran sungai jadi lurus dan air tidak meluap, sehingga dapat meminimalisir terjaidnya banjir, " pangkas Kortanius. (rd)
Editor :
Tag :#Mentawai#tambangpasir#ilegal
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SATGAS TMMD KE-130 TERUS PERCEPAT PEMBANGUNAN RTLH BAPAK HAMIDI
-
BUPATI MENTAWAI TINJAU PROYEK RSUD TIGA LANTAI DI TUAPEIJAT, TARGETKAN SELESAI TEPAT WAKTU
-
SEBENTAR LAGI RAMPUNG! JALAN GANG MANE’I SEPANJANG 200 METER SEGERA DINIKMATI WARGA BERKAT TMMD KE-130 SIPPRA UTARA
-
SATGAS TMMD KE-130 TERUS PACU PEMBUKAAN JALAN LINGKAR DESA BUKIT PAMEWA, PROGRES CAPAI 80 PERSEN
-
SATGAS TMMD KE-130 PERCEPAT PEMBANGUNAN RTLH BAPAK HAMIDI DI DESA GOISOINAN
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU