HOME EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Minggu, 13 Mei 2018
UMKM Di Sumbar Jadi Target Perlindungan Bhinneka Life
PADANG (Minangsatu) - Geliat Usaha kecil dan menengah di Sumatera Barat makin tumbuh subur. Dan kini menjadi salah satu penopang utama roda ekonomi. Hal ini paralel dengan kebutuhan untuk mendapat dukungan proteksi yang baik bagi diri, keluarga, dan usaha yang dijalankan.
Presiden Direktur Bhinneka Life Wiroyo Karsono, dalam jumpa persnya, menyatakan, masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah sangat minim mendapat perlindungan asuransi. Karena itu pihaknya komitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap masyarakat di Sumatera Barat untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah.
Dikatakan, selama ini kita lihat asuransi hanya menyentuh kalangan menengah ke atas. Padahal, risiko hidup, baik kesehatan dan masa depan semuanya sama di setiap level kehidupan masyarakat. "Jadi kami mengutamakan masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah menjadi skala prioritas Bhinneka life, sebagai target atau market utamanya dalam berbisnis," jelasnya di Plaza Andalas Kota Padang, Sabtu (12/5).
Menurut Wiroyo-akrab disapa, sebagai prusahaan asuransi nasional, pihaknya bertekad untuk bisa menjagkau masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Padang dan umumnya Provinsi Sumatera Barat. Pihaknya percaya, pelaku bahwa UMKM merupakan salah satu tonggak penting bagi berjalannya roda perekonomian di Ranah Minang.
Bhinneka Life juga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk berbagi kiat sukses dalam menjalankan usaha, baik perencanaan hingga manejemen keuangan.
Bhinneka Life didirikan sejak tahun 2016, terang Wiroyo, namun hingga akhir tahun 2017 sudah memiliki 25 kantor wilayah dan 358 kantor pemasaran di seluruh Indonesia. Lebih mengejutkan lagi, dalam setahun, Bhinneka Life juga sudah melindungi lebih dari 92.000 pemegang polis sejah akhir 2017.
"Ini sejak akhir Desember 2017, Bhinneka Life juga sudah mendapatkan laba komprehensif senilai Rp 11,4 miliar dengan tingkat Risk Based Capital (RBC) 417 persen. Ini sudah jauh melampaui ketentuan minimum yang ditetapkan oleh OJK, yaitu 120 persen," ungkap Wiroyo.
[ISWANTO]
Editor :
Tag :#BhinnekaLife_Bantu_UMKM_Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SUMBAR MASUK EMPAT BESAR NASIONAL PEMBENTUKAN KOPERASI MERAH PUTIH, MAHYELDI APRESIASI KINERJA TIM PENDAMPINGAN
-
BERHASIL MENCAPAI HASIL POSIIF, BANK NAGARI MELIHAT SEJUMLAH TANTANGAN TAHUN 2026
-
GUBERNUR MAHYELDI: EKONOMI SYARIAH HARUS JADI KEKUATAN PENGGERAK EKONOMI SUMBAR
-
BANK NAGARI MASUK JAJARAN BANK TERBAIK DUNIA VERSI MAJALAH FORBES, GUBERNUR MAHYELDI BERIKAN APRESIASI
-
GUBERNUR MAHYELDI: EKONOMI SUMBAR TUMBUH POSITIF, BUKTI EFEKTIFNYA KERJA KERAS BERSAMA
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA