HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 1 Desember 2022
Uda Rio Motivasi Peserta Workshop KIM Diskominfotik Sumbar
Padang, (Minangsatu) - Konten kreator Sumatera Barat (Sumbar) yang tengah naik daun, Verio Hasferi alias Uda Rio, menjadi narasumber dalam Workshop Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang digelar Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Sumbar, di Grand Bunda Hotel, Bukittinggi, Rabu (30/11/2022).
Dalam workshop yang mengusung tema Optimalisasi KIM Melalui Platform Media Sosial tersebut, Uda Rio yang telah sukses membesarkan namanya melalui kanal Youtube Garundang, dan akun instagram serta tiktok udario.id itu menyampaikan kiat-kiat sukses bermedia sosial.
Mengawali pemaparannya, pria asal Koto Baru, Kabupaten Solok itu mengajak peserta untuk mengetahui terlebih dahulu calon penonton sebelum membuat konten di platform media sosial. Bila perlu lakukan riset sebelum melangkah pada optimalisasi media sosial.
BACA JUGA: Mengerikan! Pencari Lokan Di Pasbar Ditemukan, Hanya Disisakan Dua Kaki
BACA JUGA: Segera Lunasi Sewa Tanah Makam Atau DLH Padang Akan Menimpanya!
"Sebaiknya kita tahu dulu siapa penonton kita. Disarankan riset terlebih dahulu. Cara berkembang masing-masing media sosial itu berbeda, makanya kita harus punya strategi berbeda juga di setiap platform," ujar Uda Rio.
Selanjutnya, secara detail Uda Rio menjelaskan langkah-langkah mengoptimalkan media sosial, khususnya pada platform Youtube, Instagram dan Tiktok.
Secara garis besar, langkah optimalisasi dimulai dengan menetapkan tema atau konsep channel/akun, lalu bangun personal branding, kemudian buat konten related atau umum terjadi di masyarakat. Langkah lainnya adalah kolaborasi dan konsisten.
"Konsisten dan ikuti perkembangan zaman. Itu kata kunci sukses di platform media sosial. Harus rutin membuat konten dan jangan lupa hastag akun akun yang sudah besar agar dishare kembali," jelas Uda Rio.
Ia juga mengajak puluhan peserta workshop dari KIM se-Sumbar untuk mencoba memulai dari konten ringan dengan menggunakan HP. Pada sesi diskusi, para peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan tentang berbagai hal, terutama bagaimana menjadikan potensi di nagari bisa dikenalkan melalui media sosial.
Uda Rio menyarankan agar KIM juga membangun personal brandingnya masing-masing sehingga akan lebih mudah mempromosilan potensi daerah.
Sebelumnya, dalam workshop yang dibuka oleh Kepala Diskominfotik Sumbar diwakili Kabid IKP, Indra Sukma tersebut, juga menampilkan narasumber fotografer berpengalaman Sumbar, Iggoy Elfitra.
Jurnalis foto yang kini bekerja di kantor Berita ANTARA Sumbar itu membagi ilmu dan pengalaman seputar fotografi yang baik dan berkualitas.
Sementara itu, disaat yang sama, Diskominfotik Sumbar juga menggelar Workshop Media Tradisional yang diikuti para pegiat media tradisional se-Sumbar dengan menghadirkan narasumber budayawan Rizal Tanjung dan Syafri Novel atau lebih dikenal sebagai Mak Ipin.
Mak Ipin mengajak pegiat Metra Sumbar untuk memanfaatkan media sosial sebagai salah satu upaya melestarikan sekaligus mengembangkan Media Tradisional. (*)
Editor : Siska Afriani
Tag :Uda Rio, Diskominfotik Sumbar, Workshop,
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
33 PEJABAT DILANTIK SEKDA SUMBAR : INGATKAN PROFESIONALISME, TUGAS TANGGUNG JAWAB DAN BATAS KEWENANGAN
-
GUBERNUR MAHYELDI APRESIASI KONTRIBUSI KODAERAL II, DORONG PENGUATAN SINERGI UNTUK PEMBANGUNAN SUMBAR
-
BERANTAS NARKOBA DI SUMBAR, MAHYELDI DORONG PEMETAAN JALUR DISTRIBUSI DAN PENGUATAN REHABILITASI
-
KABID HUMAS KOMBES SUSMELAWATI ROSYA KUNJUNGI PWI SUMBAR DIDAMPINGI KASUBBID PENMAS ADHI JAIS
-
PENYALURAN BANSOS SUMBAR FOKUS DESIL 1-4: DIT. PSNK TEGASKAN BANSOS TAHAP 4 BELUM CAIR
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU