HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 15 April 2021
Tim Ramadhan Kecamatan Padang Panjang Barat Serahkan 32 Tikar Sholat Kepada 8 Musholla
Pd. Panjang (Minangsatu) - Kendati dihadapkan keterbatasan dana. Camat Kec. Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Fhandy Ramadhona, tetap mempersiapkan Tim Ramadhan.
Dikatakan, Fhandy Ramadhona, untuk Ramadhan tahun ini ada delapan musholla terdapat di kelurahan akan dikunjungi.
"Yang kita kunjungi sekarang, itu musholla yang belum dikunjungi tahun sebelumnya. Dalam kunjungan pada masing musholla, nanti akan diserahkan bantuan iaberupa 4 tikar sholat panjang 6 meter," tutur Fhandy.
Di setiap kunjungan, selain menyampaikan program akan dan telah dilaksanakan pemerintah daerah.
"Sekaligus mendengarkan keluh kesah warga untuk kita sampaikan pada pemangku kepentingan," lanjut Fhandy.
Selain membentuk Tim Ramadhan. Fhandy juga memfasilitasi warga kelurahan yang membuat program Kawasan Pusat Kulinet Pabukoan Kelurahan. Misal, kawasan pabukoan di kelurahan Pasar Usang. Dengan adanya pusat kuliner Ramadhan di masing kelurahan.
"Otomatis uang tidak beredar keluar. Imbas, ekonomi usaha kecil- pun ikut terangkat," lanjut sang Camat dinilai cukup merakyat ini.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEMENDIKDASMEN PERKUAT PERAN BUNDA PAUD DUKUNG WAJIB BELAJAR 13 TAHUN
-
KELURAHAN GANTIANG, GUNUANG-PADANG PANJANG, GELAR LOMBA LAYANG-LAYANG BARADAIK
-
RATUSAN MODIFIKATOR TRUK DAN BUS ADU KREATIVITAS DI PADANG PANJANG
-
WAKO HENDRI ARNIS, HIMBAU RELAWAN PMI PERKUAT SEMANGAT KEMANUSIAAN
-
KELURAHAN GUMALA RAIH POSISI JUARA UMUM JAMBORE KADER PKK BERPRESTASI
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908