HOME BIROKRASI KABUPATEN DHARMASRAYA

  • Rabu, 31 Desember 2025

Terobosan Unik! Bupati Annisa Rayakan HUT Dharmasraya Bukan Dengan Karangan Bunga

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani

Terobosan Unik! Bupati Annisa Rayakan HUT Dharmasraya Bukan dengan Karangan Bunga

Dharmasraya (Minangsatu) -  Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menghadirkan terobosan baru dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dharmasraya ke-22. 

Digagas Bupati Annisa Suci Ramadhani, ucapan selamat HUT Kabupaten Dharmasraya tahun 2026 diarahkan tidak lagi dalam bentuk karangan bunga, melainkan diganti dengan pengiriman bibit tanaman.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/969/SE/DLH-2025, tanggal 28 Desember 2025, tentang Himbauan Ucapan Selamat Hari Jadi Kabupaten Dharmasraya Tahun 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya perayaan yang lebih bermakna, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Terkait itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, Budi Waluyo menjelaskan, kebijakan ini mencerminkan arah kepemimpinan Bupati Annisa yang menekankan substansi dan dampak nyata.

“Karangan bunga biasanya hanya bertahan beberapa hari dan pada akhirnya menjadi sisa material dekoratif yang tidak lagi termanfaatkan. Bibit tanaman justru tumbuh dan memberi manfaat jangka panjang, sekaligus memperkuat gerakan penghijauan daerah,” ujar Budi Waluyo.

Dalam surat edaran tersebut, bibit tanaman yang dianjurkan meliputi bibit tanaman buah seperti durian, alpukat, mangga, klengkeng dan manggis; tanaman hutan seperti tabebuya, ketapang kencana, mahoni, dan sejenisnya; serta tanaman hias seperti bougenvil, palem, adenium, pucuk merah, dan anggrek.

Bibit yang diserahkan minimal memiliki tinggi satu meter dan ditempatkan dalam pot atau planter bag.

Tetap Menghidupkan UMKM

Budi Waluyo memastikan, kebijakan ini tetap menghidupkan sektor UMKM, meski dengan pendekatan yang berbeda.

Jika sebelumnya peringatan HUT identik dengan pelaku usaha karangan bunga, kini peluang ekonomi justru terbuka bagi UMKM pembibitan, nursery tanaman, petani tanaman hias, kelompok tani, hingga pelaku usaha media tanam lokal.

“Ini bukan mematikan UMKM, tetapi menggeser orientasinya ke arah ekonomi hijau. Permintaan bibit dalam jumlah besar justru menciptakan pasar baru yang lebih berkelanjutan,” jelas Budi Waluyo.

Seluruh bibit tanaman yang diterima akan dihimpun oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk kemudian ditanam di lokasi-lokasi strategis di Kabupaten Dharmasraya, sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas lingkungan hidup dan menekan timbulan sisa material dekoratif dari kegiatan seremonial.

Melalui terobosan ini, Pemkab Dharmasraya berharap peringatan HUT daerah tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga meninggalkan warisan hijau yang berdampak ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Dharmasraya. (Syaiful Hanif)


Wartawan : Syaiful Hanif
Editor : melatisan

Tag :Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, Bibit Tanaman, Perayaan

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com