HOME EKONOMI KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
- Sabtu, 19 Mei 2018
Tak Mudah Menggunakan Kapal Baru Untuk Dapat Ikan
MENTAWAI (Minangsatu) - Indahnya laut Mentawai tak ada yang mendustai. Bukan sekedar indah, tapi membawa kedamaian sekaligus kesejahteraan. Setidaknya itu yang dirasakan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit di laut lepas Mentawai setelah berkunjung ke kabupaten kepulauan yang terletak dari barat pulau Sumatera itu.
Kabupaten Kepulauan Mentawai, masih menjadi angan setiap orang. Tak pantas berada di posisi 3 diantara kabupaten yang masih disebut tertinggal. "Di laut ini saja," pikir Nasrul Abit, tersimpan potensi ikan dan sumber daya alam lainnya yang dapat menyejahterakan penduduk Mentawai."
Desiran angin sepoi-sepoi berhembus sejuk, terasa menyenangkan rombongan yang sedang melaut. Angin sejuk mampu membelah panasnya mentari di laut biru yang indah itu.
Menikmati perjalanan laut, belum lengkap bila tidak ikut memancing ikan. Potongan umpan, benang dan pemberat jadi satu menelusuri kesuburan karang yang menghiasi laut. Di salah satu sudut kapal, tampak Wakil Gubernur menikmati hasil pancingannya, seekor ikan cukup besar, didapat. Tak pelak ini disambut tawa riang anggota rombongan lain. Mereka sama-sama menikmati tarikan nilon pancingan masing-masing.
Kegiatan rekreasi ini juga bagian dari aktifitas pengawasan laut oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat. Perjalanan diawal bulan ramadhan ini tidak menemukan ada kapal lain yang masuk di perairan laut Sumatera Barat.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit seiring kapal bergerak menyampaikan pesan mendalam, jangan biarkan orang lain menikmati semua ini hanya gara-gara kita tidak mampu. "Belum maksimalnya menangkap ikan dengan alat yang modern, dan kurangnya kemampuan kita menjaga dan merawat laut Mentawai. Ini sangat memprihatinkan," ujar Nasrul Abit haru di laut Mentawai siang itu, Sabtu (19/5/2018).
Pemerintah pusat telah membantu15 kapal dari Kementrian Kelautan dan Perikanan, untuk masyarakat Mentawai yang selama ini masih memakai kapal dayung. Namun saat ini belum lagi maksimal pemakaiannya karena kemampuan sumberdaya masyarakat Mentawai masih butuh pelatihan dan pembinaan agar kapal dan peralatan tersebut dapat dipergunakan dengan baik oleh nelayan Mentawai.
(Rel/Batuah)
Editor :
Tag :#LautMentawai_yangkaya#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR LEPAS EKSPEDISI RUPIAH BERDAULAT 2026 KE KEPULAUAN MENTAWAI
-
DI BERITAHUKAN KEPADA SELURUH NASABAH BNI
-
SEMARAK, BANK NAGARI CABANG MENTAWAI GELAR PROGRAM NAGARI MEKAH
-
DPRD MENTAWAI KUNJUNGI BPKD SOLOK SELATAN
-
MEMASUKI BULAN RAMADHAN,HARGA BAHAN MAKANAN DI TUAPEJAT STABIL
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI