HOME WEBTORIAL KOTA PADANG PANJANG

  • Rabu, 25 Februari 2026

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Hendri Arnis - Allex Saputra: Padang Panjang Melaju Dengan Transformasi Layanan Publik

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Hendri Arnis - Allex Saputra
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Hendri Arnis - Allex Saputra

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Hendri Arnis - Allex Saputra: Padang Panjang Melaju dengan Transformasi Layanan Publik

Padang Panjang (Minangsatu) - Memasuki satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kota Padang Panjang di bawah nahkoda Wali Kota Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota Allex Saputra terus menunjukkan capaian signifikan di berbagai sektor pelayanan publik. Tahun pertama ini menjadi fondasi penting dalam perjalanan pembangunan kota yang lebih inklusif, modern, dan berpihak kepada masyarakat.

Sejak awal dilantik, pasangan Hendri–Allex menempatkan percepatan pelayanan dasar sebagai prioritas utama. Langkah ini diwujudkan melalui berbagai inovasi yang diarahkan untuk memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan warga.


Hendri Arnis menegaskan bahwa tahun pertama adalah momentum kerja nyata. Ia ingin memastikan setiap kebijakan hadir bukan sekadar sebagai program, melainkan sebagai solusi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Di bidang pendidikan, Pemko merealisasikan program seragam gratis bagi pelajar SD dan SMP. Program ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memastikan kesetaraan akses bagi seluruh peserta didik.

Kehadiran kebijakan pendidikan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota berkomitmen penuh menciptakan lingkungan belajar yang adil dan nyaman bagi anak-anak.

Selain itu, pengembangan Islamic Center semakin diperkuat sebagai pusat syiar Islam dan destinasi wisata religi yang membanggakan. Renovasi fasilitas, peningkatan kegiatan keagamaan, dan penyelenggaraan kelas tahsin Al-Qur’an gratis menjadi perhatian serius.

Program Sekolah Keluarga pun berhasil mewisuda 80 ibu rumah tangga. Langkah ini mempertegas bahwa penguatan peran keluarga menjadi bagian integral dari pembangunan karakter generasi muda.

Hendri menekankan bahwa membangun kualitas sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan pendidikan akademik, namun juga penguatan karakter dan nilai spiritual.

Di bidang perlindungan sosial, lahirnya Istana Lansia menjadi tonggak penting pelayanan terpadu bagi warga lanjut usia. Fasilitas ini menyediakan kebutuhan fisik, mental, hingga sosial bagi para lansia.

Sekolah Lansia yang diikuti 212 peserta turut menjadi ruang pemberdayaan, memastikan lansia tetap aktif, produktif, dan sejahtera.

Tak hanya itu, Graha Disabilitas juga hadir sebagai sarana pengembangan kapasitas bagi penyandang disabilitas. Sebanyak 129 penerima manfaat mendapat pelatihan, bantuan sosial, serta dukungan kewirausahaan.

Program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dilaksanakan dalam tiga tahap, menegaskan keberpihakan Pemko terhadap perlindungan kelompok rentan.

Di sektor kesehatan, program Golden Ages atau 1000 HPK menjadi fokus utama dalam menekan angka stunting. Intervensi diberikan mulai dari masa kehamilan hingga anak usia dua tahun.

Pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita berisiko, serta distribusi PKMK bagi balita stunting menjadi bagian dari upaya komprehensif tersebut.

Capaian Universal Health Coverage (UHC) menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota dalam memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Hendri menilai investasi kesehatan di 1000 hari pertama kehidupan adalah investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi unggul.

Pada sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, Pemko mendorong pelatihan berbasis kebutuhan pasar seperti pelatihan bahasa Jepang, hidroponik, dan satpam. Semua disiapkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak strategis.

Program Walk In Interview juga digelar untuk memperluas kesempatan kerja bagi warga, sekaligus menekan angka pengangguran.

Di bidang pertanian, bantuan alat pertanian seperti traktor roda dua dan rice transplanter diberikan sebagai dukungan bagi petani. Rehabilitasi jaringan irigasi turut dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan kota.

Hendri menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu penguatan sektor riil menjadi prioritas dalam satu tahun ini.

Menjelang memasuki tahun kedua, Pemerintah Kota memastikan seluruh program prioritas akan dievaluasi dan diperkuat agar tepat sasaran.

Keseriusan Hendri–Allex dalam menghadirkan perubahan nyata terlihat dari kerja konsisten yang terus mereka lakukan di tengah dinamika pembangunan.

“Kami tidak berhenti pada capaian satu tahun. Dukungan masyarakat adalah energi utama pembangunan Kota Padang Panjang,” ujar Hendri menutup refleksi setahun kepemimpinan.

Dengan fondasi yang telah dibangun, tahun kedua diyakini akan menjadi fase percepatan yang membawa Padang Panjang menuju kota yang semakin maju, ramah, dan berdaya saing.


Wartawan : Asril Dt Pangulu Batuah
Editor : melatisan

Tag :Refleksi, Satu Tahun, Kepemimpinan, Hendri Arnis - Allex Saputra, Padang Panjang, Melaju, Transformasi, Layanan Publik

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com