- Kamis, 6 November 2025
Popnas 2025 Cabor Sepakbola; Tim Sumbar Pulang Lebih Awal, Ini Catatan Coach Wahyudi
Popnas 2025 Cabor Sepakbola; Tim Sumbar Pulang Lebih Awal, Ini Catatan Coach Wahyudi
Padang (Minangsatu) - Pelatih Cabor Sepakbola Sumatera Barat, Wahyudi Saputra menyebut kegagalan anak asuhnya pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) DKI Jakarta 2025 disebabkan oleh beberapa faktor.
Kepada Minangsatu, Rabu (05/11/2025), Coach Yudi menjelaskan dua faktor utama penyebab pemainnya gagal meraup poin pada babak penyisihan Grup D yang berlangsung dari Senin (03/11/2025) sampai Rabu (05/11/2025).
"Ya, kita tergabung di Grup D bersama Bali, Riau, dan Banten. Qadarullah saat melawan Bali kita kalah 0-2, melawan Riau kita kalah 3-5, dan melawan Banten kita harus mengakui keunggulan juara grup itu dengan skor 0-2," katanya.
Dijelaskan Yudi ada dua faktor utama penyebab kegagalan anak asuhnya. Kedua faktor tersebut ada pada lini depan dan lini pertahanan.
"Pemain-pemain kita bermasalah dengan 'finishing'. Ketidaktenangan menjadi masalah utama, akibatnya akurasi menjadi rendah yang berujung kurangnya produktifitas gol," ujarnya.
"Kemudian untuk lini pertahanan, yang paling saya soroti adalah fase transisi dari menyerang ke bertahan, kita sering kecolongan. Dan menurut saya, hal ini sangat rentan dengan terbukanya ruang di pertahanan kita," imbuhnya.
![]() |
Meskipun demikian, Coach Yudi tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya. Menurutnya, pemain-pemain Sumbar telah berusaha maksimal dengan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Kami tim pelatih beserta manajer sangat mengapresiasi daya juang dan kerja keras pemain. Untuk itu saya ucapkan terimakasih kepada para pemain atas kerjanya," jelasnya.
"Permohonan maaf dari kami seluruh jajaran tim Sumbar cabor sepakbola kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar beserta seluruh masyarakat Sumatera Barat karena belum mampu memenuhi target untuk bisa melaju dari fase grup ini," tutup Yudi.
Struktur Tim Sumbar Cabor Sepakbola Popnas 2025
- Manajer : Erasukma Munaf
- Dirtek : Dedi Umar Putera
- Pelatih Kepala : Wahyudi Saputra
- Asisten Pelatih : M. Halim
- Pelatih Fisik : Ridho Zalvi Putera
- Pelatih Kiper : David Joni
- Pemain:
1. Aramico Melza (Penjaga Gawang)
2. Farran Ikhsan (Penjaga Gawang)
3. Alfiano ramadhan (belakang)
4. Farraz afriz (belakang?
5. Wisnu defis Saputra (belakang)
6. Nabiel Maulana Edwar (belakang)
7. Muhammad Fahri (belakang)
8. Lias judan (belakang)
9. Raditya Putra Pratama (belakang)
10. Reval Obama (tengah)
11. Zizau dinejad figo (tengah)
12. Muhammad Daffa (tengah)
13. Rafi Kurnia Ramadhan (tengah)
14. M. Dustin Sukmana Wijaya (tengah)
15. Reifan alifki (depan)
16. Jefri lega (depan)
17. Haziq izzan findra (depan)
18. Jihad Muhammadi (depan)
Hasil Lengkap Pertandingan di Grup D
Senin (03/11/2025)
- Sumbar vs Bali 0-2, Stadion Tugu Jakarta,
- Banten vs Riau 6-1, Lapangan Asiop, Jakarta
Selasa (04/11/2025)
- Bali vs Banten 1-4, Lapangan Asiop,
- Riau vs Sumbar 5-3, Stadion Tugu Jakarta
Rabu (05/11/2025)
- Banten vs Sumbar 2-0, Stadion Tugu Jakarta
- Bali vs Riau 3-1,
Lapangan Asiop, Jakarta
Klasemen Akhir
1. Banten 9 poin
2. Bali 6 poin
3. Riau 3 poin
4. Sumbar 0 poin
Editor : melatisan
Tag :#Popnas 2025
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TEJA PAKU ALAM UKIR HATTRICK BERSAMA PERSIB, PECAHKAN REKOR CLEAN SHEET LIGA INDONESIA
-
M. IQBAL DENGAN GOLNYA, PERNAH REKOR TERCEPAT DAN MUSIM INI DENGAN GOL TERBAIK
-
LAGA TERAKHIR DI LIGA 1 MUSIM 2025/2026, KABAU SIRAH TUTUP DENGAN KEKALAHAN DARI PERSIJA
-
RAIH MOTM, M. IQBAL CETAK GOL INDAH SAAT PSIM TUNDUKKAN MADURA UNITED
-
YULIAN SYAHREVA ANTAR PERSIKU KUDUS TEMBUS FINAL EPA CHAMPIONSHIP 2026
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
