- Sabtu, 8 Oktober 2022
Pesan Menyentuh Pelatih Palestina Usai Dikalahkan Timnas Indonesia U-17
Cibinong (Minangsatu) - Pelatih Timnas Palestina U-17 Loay Alsalhe memberikan pesan menyentuh usai timnya kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 pada matchday ketiga Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Jumat (07/10/2022) malam WIB.
"Kami sebenarnya banyak memiliki peluang, akan tetapi tidak ada gol yang bisa dicetak. Terima kasih pada Indonesia yang sudah mencintai Palestina," kata pelatih Loay AlSalhe usai pertandingan seperti dikutip dari Bola.com.
Bertanding di Stadion Pakansari, Cibinong, Palestina harus kebobolan lebih dulu pada menit kesembilan melalui aksi bunuh diri dari pemainnya, Ibrahim Al-Fuqaha. Setelah itu, Palestina berusaha mencari gol penyeimbang dengan mengandalkan serangan balik.
Sayangnya, tak ada peluang yang mampu dimaksimalkan oleh Palestina. Pada babak kedua justru gawang mereka kembali kebobolan oleh aksi Habil Akbar pada menit ke-51.
Hubungan Indonesia - Palestina
Seperti diketahui Indonesia memiliki hubungan yang sangat erat dengan Palestina. Palestina adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Dukungan Palestina diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini, seorang mufti besar Palestina.
Sementara itu, Indonesia adalah negara yang paling lantang menolak pendudukan dan invasi Israel di tanah Palestina. Tidak heran jika sampai sekarang Indonesia terus konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Bahkan presiden Soekarno dalam piadatonya tahun 1962 menyatakan dengan lantang:
"Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel."
Editor : boing
Tag :#pialaasia #pialaasiau17 #pialaasia2023 #palestina #indonesia #minangsatu
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
COACH DIAN OKTA ANTAR PESIK KUNINGAN RAIH RUNNER-UP LIGA 4 PIALA PRESIDEN 2026
-
DIAN OKTA DAN PESIK KUNINGAN SELANGKAH LAGI MENUJU TANGGA JUARA LIGA 4 2025/2026
-
PIALA DUNIA 2026 BIKIN EFOOTBALL MAKIN RAMAI, INI DERETAN GAME LEGENDARIS KONAMI YANG MASIH EKSIS
-
DIAN OKTA UKIR PRESTASI, PESIK KUNINGAN PROMOSI KE LIGA 3 NUSANTARA
-
CEGAH ATLET "SILUMAN", SIWO PWI LAMPUNG PERKUAT SISTEM VERIFIKASI JELANG PORWANAS XV
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908