HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Sabtu, 23 Juni 2018
Perangi Narkoba, Nagari Kotobaru Bertekad Selamatkan Generasi Muda
AROSUKA (Minangsatu) – Tingkat peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Solok, khususnya di nagari Kotobaru, Kec. Kubung sudah sangat menghawatirkan. Gejala buruk itu disangsikan sangat merusak generasi muda tanpa adanya upaya antisipasi yang nyata dari semua elemen masyarakat.
Menyikapi itu, seluruh perwakilan lembaga nagari Kotobaru menyatakan kebulatan tekad untuk memerangi narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman barang haram tersebut. Tekad itu ditandai dengan pembubuhan tanda tangan bersama selepas mengikuti sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba yang digelar di aula lantai 1 mesjid agung Nurul Mukhlishin Islamic Center Kab. Solok, Selasa (19/6).
Ketua Forum Masyarakat Peduli Nagari (FMPN) Kotobaru Ir.H.Johni Dt Rajo Sulaiman mengungkapkan, kondisi hari ini sudah sangat menghawatirkan. Masalah peredaran dan penyalahgunaan narkotika dengan berbagai jenis Narkoba sudah merasuk masa depan generasi muda. Bila tidak cepat disikapi, di khawatirkan bakal terjadi lost generation di nagari Kotobaru. " Kita menggugah semua elemen agar hirau dengan situasi ini dan ikut berperang melawan arus Narkoba," ujarnya
Johni mengaku kekhawatirannya sangst beralasan. Faktanya, dalam sebulan waktu belakangan, sudah banyak kasus Narkoba yang ditangani oleh pihak kepolisian dan semuanya terjadi di nagari Kotobaru. Terakhir, petugas Polres Solok juga menangkap
pengedar bersama barang bukti berupa Ganja dalam jumlah besar, membuat pemerontah nagari dan pemuka masyarakat semakon gelisah.
Atas peristiwa itu, dirinya bersama bersama forum masyarakat peduli nagari menginisiasi gerakan bersama pemerintah nagari, BMN, KAN, Ipekos, MUN, LPMN, PKK, LPTQ, perantau Perwako dan Bundo Kandung untuk bersama memerangi tindak penyalahgunaan narkoba di nagari yang mulai heterogen itu. " Upaya kita, sebagai langkah awal, mengumpulkan semua unsur dan warga nagari yang berasal dari TNI dan Polri untuk mendukung dan bersama-sama mensosialisasikan gerakan ini," terang Johni.
Ditempat yang sama, wali nagari Kotobaru Afrizal Khaidir Malin Batuah menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan yang lahir dari masyarakat tersebut. Dengan adanya gerakan bersama ini, masyarakat secara nyata telah membantu pemerintah nagari dalam memerangi berbagai penyakit masyarakat, terutama panyalahgunaan narkoba.
Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba tersebut dihadiri sekitar 300 orang peserta yang berasal dari berbagai unsur yang ada di nagari Kotobaru. Sebagai nara Sumber, pihak FMPN Kotobaru menfhadirkan kepala BNN Kab. Solok Azizurrahman, Kasi Penindakan dan pencegahan BNN dan Kapolsek Kubung AKP Afdimon
Sementara itu, Kapolres Solok AKBP Ferry Irawan melalui Kapolsek Kubung AKP Afdimon menyampaikan penghargaan terhadap gerakan yang dilakukan oleh masyarakat Kotobaru memerangi Narkoba. " Kotobaru yang pertama melaksanakan sosialisasi ini. Kita apresiasi kepedulian masyarakat untuk menyelamatkan masa depan generasi mudanya," sebut Afdimon.
[verizal sarosa ]
Editor :
Tag :#Kotobaru #Narkoba
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MELEDAK! PAWAI BUDAYA DAN FESTIVAL KULINER PERAYAAN HARI JADI KE 113 KABUPATEN SOLOK SEDOT PERHATIAN MASYARAKAT
-
PERINGATI HARI JADI KE 113, KABUPATEN SOLOK GELAR PAWAI TRADISIONAL 74 NAGARI DAN FESTIVAL KULINER
-
PERKUAT SILATURAHMI, WABUP SOLOK HADIRI HALALBIHALAL SUKU KOTO NAGARI PANINGGAHAN
-
DIBUKA BUPATI SOLOK, LOMBA AYAM KUKUAK BALENGGEK AIKA SALIMPEK SAIYO SAKATO CUP II BERLANGSUNG MERIAH
-
BUPATI SOLOK APRESIASI PELESTARIAN TRADISI BAKAUA LINDANG DI GUGUAK RUNCIANG NAGARI SIRUKAM
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN