HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 5 Oktober 2021
Pekan Kebudayaan Sumbar "Merawat Ingatan" Ditutup Ketua DPRD Supardi
Padang (Minangsatu) - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Supardi secara resmi menutup Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat di Taman Budaya Kota, Selasa (5/10/2021) malam.
Kegiatan bertema 'Merawat Ingatan' ini mengajak masyarakat mengingat identitas dan kekuatan kebudayaan Minang dalam berbagai aspek.
"Kita berada di Minang Kabau. Tanah sejak dulu kala ketatnya aturan sistem kepemilikan. Dibawah bumi kita pijak saat ini terdapat kekayaan alam luar biasa. Dan itu tak bisa diekspolitasi begitu saja, karena sejengkal tanah kita, harapan bagi kemanakan dari puluhan atau ratusan keluarga dalam satu kaum," ujar Supardi politisi Partai Gerindra Sumbar ini.
Menurut Supardi akrab disapa Guru, itu sebabnya, jika lelaki Minang ingin mencari kekayaan ia akan pergi merantau, karena eksploitasi lahan sudah dibatasi adat. Akibatnya, isi bumi Minang Kabau terjaga dari waktu ke waktu.
"Kolega kami datang dari berbagai disipilin, ada arsitek, pedagang, pengusaha, politisi, agamawan, maka tentunya tersebar semangat kebersamaan, kemudaan dalam berbudaya mereka lihat dan resapi peristiwa Pekan Kebudayaan Daerah," ujar Supardi disebut-sebut bakal calon Wali Kota Payakumbuh ini.
Lanjut Supardi, Pekan Kebudayaan Daerah simpul mempertemukan banyak penggerak, dari Sumbar kreatif, hingga ikatan pemuda Mentawai, dari Batajau Piaman hingga legusa Payokumbueh. Dari penggesek rabab Pasisie hingga pemusik eksperimen Pasaman. Dari anak metal hingga para pemain rago. Bahkan kuliner darek sampai rantau semua lebur disini, kuat dan berkolaborasi.
"Kami legislatif bergendengan dengan eksekutif akan selalu berdiri bersama mereka yang sadar. Sadar anak muda harus didukung untuk begerak maju. Serupa lebah kita sedang menjaga madu dari incaran pemburunya, buatlah suatu perubahan.Tapi ingat kita harus tetap berpijak adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," ujarnya.
Adit mahasiswa Unand UKS mengatakan, pihaknya menilai PKD 2021 sangatlah menari, karena dapat mengingat kembali kesenian-kesenian di Sumatera Barat. “Kesenian yang ditampilkan sangat menghibur,” ujar Adit juara harapan dua lomba baca puisi kreatif.
Nanda guru MAN Insan Cendikia Padang Pariaman mengatakan, lomba puisi kreatif merupakan pertama kali dilakukan di Taman Budaya Sumbar. “Alahmdllah ini mengangkat acara lomba pusisi kratif ini pertama kali di taman budaya Sumbar. PKD 2021 luar biasa dan membangun bermacam etnis di Sumbar,” ujarnya
Editor : ranof
Tag :#Pekan Kebudayaan Daerah#Ditutup#Ketua DPRD#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
GUBERNUR MAHYELDI KOMIT MENYUKSESKAN MUKTAMAR PBNU KE-35 DI SUMBAR
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG