HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 24 Agustus 2026
Para Pensiunan Sakato Tuo Pemprov Sumbar Rajut Silaturrahmi, Setelah 3 Tahun Vakum
Para Pensiunan Sakato Tuo Pemprov Sumbar Rajut Silaturrahmi, Setelah 3 Tahun Vakum
Padang (Minangsatu) - Para pensiunan Rumah Bagonjong (Pemprov Sumbar) yang tergabung dalam Grup WA Sakato Tuo, kembali mengadakan pertemuan setelah tiga tahun vakum, sunyi senyap. Pertemuan terakhir adalah tanggal 18 Mei 2023 di Resto Suaso, Gor Agus Salim yang juga dihadiri Penggagas senior Basril Thaher, mantan Kepala Bawasda Pemprov Sumbar.
Bagi Da Bas, begitu kami menyapa beliau adalah pertemuan terakhir pula karena 5 hari setelah pertemuan beliau meninggal dunia di Jogyakarta, Senin (22/5/2023) sekitar pukul 17.00 Wib dalam perjalanan dari masjid Jogokariyan Jogya menuju RSUD.
Mari kita bacakan doa dengan membaca umul Al Qur'an, Alfatihah untuk beliau dan senior lainnya yang telah mendahului kita diantaranya Drs. H.Rusdi Lubis, Drs. H. Yohanes Dahlan, mantan Sekda, Drs. Sultani Wirman, mantan Asisten 1, Drs. H. Akmal Firdaus, mantan Kepala PMD, Drs. H. Asroel Mas'ud, mantan Asisten 4, Kantor Gubernur Drs. H. Yenifra, Mantan Kepala Dispenda dan Asisten 3, Mantan Kepala Diklat Prov. Drs. H. Arizallijar serta senior lainnya. Dan hari ini, Senin, 24 Agustus, tersiar kabar meninggal H.Rajudin. Nuh,SH. Mantan Asisten 1. Semoga beliau mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT.
Setelah tiga tahun vakum maka, Sabtu 22 Agustus 2026, SAKATO TUO mengadakan pertemuan di Aula kantor Gubernur Sumbar. "Kenapa di Kantor Gubernur, setidaknya mengenang kembali bahwa kita pernah bergedincak beraktifitas di situ," sebut Hendrinal.
Turut hadir Wakil Gubernur periode 2000-2005 Prof Dr. Ir. Fachri Ahmad yang kondisi beliau cukup sehat fisik dan rohani. Beliau hadir bersama isteri tercinta yang akrab disapa Buk Yes Fachri Ahmad.
Pertemuan diawali dengan membaca Al Qur'an oleh Ustad Syamsul Bahri SH dan saritilawah oleh Mardiah. Kemudian pengantar kata dari Ketua Drs. H. Marzuki Onmar, mantan Kepala Biro Pemerintahan Umum dan PJ. Bupati Solok Selatan.
Pertemuan juga diisi dengan tausiah oleh Penceramah Agama ustad H.Rahimul Amin LC.MC., Imam Besar Masjid Al Minangkabauwi sekaligus Pembina Tahsin masjid tersebut.
Marzuki Onmar pada kesempatan itu kembali mengenang asal muasal Sakato Tuo ini. "Penggagasnya adalah bapak Basril Thaher dan bapak Akmal Firdaus," sebut Maron. Perintah beliau kepada kami untuk mengadakan pertemuan silaturrahmi dengan para pensiun. Setidaknya pertemuan tersebut untuk bagalak galak ( senda gurau) melepaskan rindu sesama pensiunan.
Itulah makanya beberapa kali pertemuan dilakukan yang selalu dihadiri dua tokoh tersebut. Pertemuan dengan Basril Taher untuk terakhir kali pada tanggal 18 Mei 2023 yang sengaja datang dari Pekanbaru untuk sekedar bergurau dengan kawan kawan di Padang. Lima hari setelah itu beliau pergi untuk selama-lamanya.
Sejak itu pula pertemuan-pertemuan tidak ada lagi dan baru kali ini diadakan lagi setelah adanya permintaan sejumlah anggota untuk bertatap muka.
Maka Drs. Hendrinal dan kawan kawan berinisiatif untuk mengatur dan mencari tempat, sehingga diputuskan diadakan di Aula kantor Gubernur yang megah ini.
Grup para pensiun ini, memang bersifat insidentil. Tidak ada hak dan kewajiban yang dibebankan. Bila ada acara kehendak bersama, maka untuk pembiayaan dijalankan sumbangan. Pengalaman beberapa kali pertemuan sering terkendala soal biaya konsumsi. Karena itu perlu pemikiran bersama untuk mengatasinya.
Menurut Marzuki Onmar, setidaknya silaturrahim ini akan digelar 6 bulan sekali. "Dengan demikian kita mengetahui berbagai informasi dari kita untuk kita," sebut Bang Maron.
Antre
Penasehat Sakato Tuo para pensiunan kantor Gubernur, Prof Dr Ir. Fachri Ahmad dalam sambutannya kembali mengingatkan, bahwa kematian (ajal) sesuatu yang pasti. "Kita semua tengah berada di fase antre. Hanya saja kita tidak tahu kapan hal tersebut sampai pada kita. 'Kullu Nafsin Zaikatul Maut' (setiap yang bernyawa pasti mati). Kita mati, hewan mati, tumbuhan-tumbuhan mati. Bahkan Malaikat dan Jin juga akan mati. Sebagian dari kita sudah mendahului," kenang Fachri Ahmad dengan nada tersekat. "Kita pasti juga akan menyusul," sambungnya.
Oleh karena itu, mantan Wagub Sumbar dan mantan rektor Unand ini, mengajak para pensiunan selagi masih hidup berupayalah untuk tetap baik dalam artian luas. Tetap waras, tidak pikun dan tidak lumpuh. Perkuat iman, perbanyak bekal sebelum antrian itu sampai pada kita. Jauh atau dekat, lama atau cepat yang mati itu pasti kita rasakan. Itulah yang selalu kita ucapkan dalam setiap shalat. "Wamah Yaya wa mamati lillahirabi'alamin. Berserah diri dan itu komitmen kita."
Meskipun sudah pensiun, teruslah berbuat untuk kemaslahatan masyarakat. Kecenderungan dunia sekarang adalah tidak mengakui adanya Tuhan. Lebih dari 30 negara di dunia tidak lagi mengakui adanya Tuhan (Atheis). Agama mereka tinggalkan.
Mereka tidak mengenal adanya kehidupan akhirat. Peradaban mereka adalah ilmu yang tidak diimbangi dengan moral, iman dan akhlak.
Untuk itu sebagai orang tua, mari kita ajarkan anak-anak dan cucu yang mempunyai landasan agama yang kuat, tentunya agama Islam yang telah diredhoi Allah.
Fachri Ahmad risau melihat situasi saat ini. Sepertinya tidak menemukan solusi. Bencana banjir baru baru ini, adalah peristiwa pengulangan yang terjadi setiap tahun. Tapi kenapa tidak dicari akar masalah. Kenapa banjir, kenapa rusak dan lain sebagainya.
Pertemuan silaturahmi Sakato Tuo cukup ramai yang hadir. Dari daftar di grup WA tercatat sebanyak 92 orang. Terlihat diantaranya senior Drs. Armeyn AN, Drs. Yusman Kasim., Firdaus.K, mantan Sekda, ibuk Lis Rusdi Lubis, Ibuk Yanti Yenifra, serta para pensiunan lainnya.
Editor : ranof
Tag :#Pensiunan #Kantor gubernur #Silaturahmi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI; SINERGI DENGAN IKA LEMHANNAS DAPAT TANAMKAN NILAI KEBANGSAAN KEPADA GENERASI MUDA SUMBAR
-
SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI DAN KOTA PADANG, PT SEMEN PADANG SUMBANGKAN 326 KANTONG DARAH KE PMI
-
PEMPROV SUMBAR TARGETKAN HIMPUN 1 TON RENDANG UNTUK KORBAN BENCANA NTT
-
PENGURUS DAERAH PPRRI PADANG DIKUKUHKAN, HERANOF FIRDAUS, KEMBALI PIMPIN UNTUK PERIODE 2026-2031
-
RAKOR PERPUSTAKAAN SUMBAR 2026: KEGEMARAN MEMBACA SUMBAR DI ATAS RATA-RATA NASIONAL 54,8, TAPI MASIH KATEGORI RENDAH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG