HOME BIROKRASI KABUPATEN DHARMASRAYA
- Minggu, 23 November 2025
Memahami Kenapa Ada Istilah “Perkiraan SILPA” Dalam Penyusunan APBD
Memahami Kenapa Ada Istilah “Perkiraan SILPA” dalam Penyusunan APBD
Dharmasraya (Minangsatu) - Adanya muncul pertanyaan terkait istilah “Perkiraan SILPA” tercantum dalam dokumen penyusunan APBD. Maka dari itu, agar tidak terjadi salah paham, berikut penjelasan singkat terkait pemahamannya SiLPA oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Dalam penyusunan anggaran daerah, pemerintah wajib mengikuti azas anggaran berimbang. Dengan penjelasannya, setiap potensi defisit pada tahun anggaran berikut. Harus dihitung dan diseimbangkan sejak awal. Karena itu, ketika sebuah perhitungan menunjukkan adanya potensi defisit pada tahun 2026. Maka, harus dimunculkan komponen Perkiraan SILPA sebagai bagian dari mekanisme menjaga keseimbangan postur APBD.
Perlu dipahami bahwa angka ini bukan SILPA riil, melainkan proyeksi fiskal dibuat untuk menggambarkan kemungkinan posisi kas akhir tahun. Proyeksi ini dipakai agar perhitungan APBD tetap logis dan tidak menimbulkan selisih neraca yang dapat mengganggu perencanaan tahun berikutnya.
Dalam dokumen anggaran memang tertulis bahwa perkiraan SILPA tersebut “tidak mungkin tercapai”. Kalimat ini bukan berarti ada kesalahan, tetapi menegaskan bahwa angka itu adalah simulasi teknis, bukan uang yang benar-benar tersedia. Simulasi tersebut diperlukan sebagai alat keseimbangan agar anggaran tetap sehat dan memenuhi aturan pengelolaan keuangan daerah.
Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat memahami bahwa Perkiraan SILPA merupakan bagian dari proses profesional dalam menjaga kesehatan APBD. Bukan angka yang direkayasa atau disalahartikan.
Pemerintah daerah terus berupaya menyusun anggaran secara transparan, akuntabel, dan berbasis perhitungan yang matang demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Dharmasraya. (Syaiful Hanif)
Editor : melatisan
Tag :#Dana Silpa, DPRD Dharmasraya, Anggaran Daerah, Bupati Annisa, APBD 2026
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KAJARI DHARMASRAYA BUAT LANGKAH PREVENTIF SEBAGAI KONSULTAN HUKUM DALAM PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN JALAN
-
FRAKSI DPRD BERI PANDANGAN TENTANG RAPBD 2026, BUPATI ANNISA MENJAWAB
-
PEMKAB DHARMASRAYA LURUSKAN KESALAHPAHAMAN SOAL PERKIRAAN SILPA 2025
-
TERTINGGI DI SUMBAR, KABUPATEN DHARMASRAYA RANGKING 14 SECARA NASIONAL DALAM PENYERAPAN ANGGARAN
-
BUPATI DHARMASRAYA TEGASKAN APBD 2026 UNTUK RAKYAT, PRIORITASKAN PENURUNAN KEMISKINAN DAN TINGKATKAN IPM
-
PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN PADA FURNITURE BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
-
DIMANA MUSEUM KOTA BUKITTINGGI?
-
"ANAK DARO" DIKLAIM KOPI KERINCI JAMBI OLEH ROEMAH KOFFIE, POTENSI PENCAPLOKAN BUDAYA MINANG PICU KONTROVERSI
-
MEMBUMIKAN KOPI MINANG: DARI SEJARAH 1840 HINGGA GERAKAN MENANAM KAUM
-
FWK MEMBISIKKAN KEBANGSAAN DARI DISKUSI-DISKUSI KECIL