HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Rabu, 3 Maret 2021
Melalui Dana Aspirasi Anggota DPR RI Nevi Zuairina, 45 Pelaku IKM Di Payakumbuh Ikuti Bimtek Dari Kemenperin RI
Payakumbuh (Minangsatu) - Sebanyak 45 orang calon dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Payakumbuh mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) yang dilaksanakan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Pembukaan Bimtek yang bersumber dari dana aspirasi Anggota DPR RI Komisi VI Nevi Zuairina dari Fraksi PKS itu turut dihadiri oleh Plt. Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin RI E. Ratna Utarianingrum secara daring, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi dan Kadisnakerin Wal Asri di Hotel Kolivera Sicincin, Payakumbuh Timur, Selasa (2/3).
Panitia pelaksana Pejabat Fungsional Perencanaan Direktorat IKM Logam Mesin Elektronika dan Alat Angkut Ciska Farida Ariany menyampaikan, ada tiga jenis bimtek yang dilaksanakan dengan masing-masing 15 orang peserta seperti bimtek IKM Service HP, IKM Kerajinan, dan IKM Makanan Ringan. Mereka akan diberi penguatan di berbagai tempat di Payakumbuh sesuai keahliannya.
"Mereka akan mengikuti pelatihan selama 3 hari kedepan. Diharapkan bimtek ini dapat memberi dampak positif kepada penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru industri kecil dan menengah di Sumatera Barat," ujarnya.
Sementara itu, Kadisnakerin Wal Asri menyebut geliat IKM di Payakumbuh sukses mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kota itu, kalau Provinsi Sumbar minus, maka Kota Payakumbuh plus 1,17 persen. Wal Asri juga menyebut beruntung IKM di Payakumbuh mendapatkan bimtek dari Kemenperin ini.
"Kami siap bila nanti bakal ada lagi IKM kami yang diberi penguatan oleh kementerian, kesiapan kami di Payakumbuh bukan isapan jempol belaka, kami siap untuk maju dan berkembang," kata Wal Asri mantap.
Dari sisi Nevi Zuairina menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Perindustrian RI sebagai mitra kerja Komisi VI DPR RI atas program bimtek IKM yang dilaksanakan di daerah pemilihannya (dapilnya).
"Saya sudah memposisikan diri sebagai Ibu UMKM Sumatera Barat. Karena saya berfikir kita di Indonesia harus mengakui, kalau ketahanan ekonomi di tengah pandemi memang karena adanya IKM. Organisasi pengusaha dan organisasi lain 85 persen isinya adalah pelaku IKM, sisanya baru pelaku usaha besar," ulasnya.
Nevi menjelaskan dirinya akan terus berusaha membina IKM di Sumatera Barat, mendampingi tugas pemerintah daerah kota/kabupaten yang membina pelaku IKM. Bagi Nevi saking cintanya kepada IKM, ingin membantu agar geliat ekonomi di daerah-daerah terus dikuatkan.
"Kita harapkan selepas bimtek ini peserta siap bersaing secara global, mulai dari lingkungan mereka. Jangan sampai acara ini menjadi seremonial belaka, pastikan bisa berdiri di atas kaki sendiri dalam berusaha. Insyaallah ada bantuan permodalan kelompok yang akan kami bawa," kata Nevi.
"Jangan berharap kerja dari orang lain, orang-orang yang punya keterampilan harus bisa membuka usaha yang bisa memberu peluang kerja bagi orang lain," pungkasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#payakumbuh
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GOW KOTA PAYAKUMBUH HADIR DAN BANTU PERCEPATAN PEMULIHAN WARGA TERDAMPAK BENCANA SUMBAR
-
PERBAIKAN KANTOR LURAH SICINCIN USAI, WALI KOTA ZULMAETA : PELAYANAN KEPADA WARGA LEBIH NYAMAN
-
PARA KAFILAH MTQ KOTA PAYAKUMBUH TUNJUKAN KEMAMPUAN TERBAIK DI BUKITTINGGI
-
KELUARGA KORBAN GALODO PADANG PANJANG DI DAPAT BANTUAN SOSIAL DARI BAZNAS PAYAKUMBUH
-
LANJUTAN PGRI CUP KOTA PAYAKUMBUH 5; TUAN RUMAH MENANG BESAR ATAS PGRI LAREH SAGO HALABAN
-
PASAN BURUANG DAN ALAM YANG LUKA: RENUNGAN EKOKRITIK DI TENGAH BENCANA SUMATERA
-
MAHASISWA KKN KEBENCANAAN UNIVERSITAS ANDALAS LAKUKAN PENDATAAN DAMPAK BANJIR DI KAPALO KOTO, PADANG
-
SEDIKIT KEGEMBIRAAN DI TENGAH KECEMASAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS TOBOH GADANG DORONG PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM RAMAH LINGKUNGAN
-
MAHASISWA KKN UNAND MENGAJAR DI DUA TK TOBOH GADANG, KENALKAN RAGAM HIAS MINANGKABAU DAN JEPANG