HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Kamis, 12 Maret 2026
Masjid Musafir Payakumbuh Jadi Masjid Ramah Pemudik Di Kota Payakumbuh
Masjid Musafir Payakumbuh Jadi Masjid Ramah Pemudik di Kota Payakumbuh
Payakumbuh (Minangsatu) - Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Devitra meresmikan Masjid Ramah Pemudik 1447 Hijriah di Masjid Musafir, Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Rabu (11/3/2026).
Peresmian Masjid Ramah Pemudik ini dihadiri jamaah dan pengurus Masjid Musafir, Kepala Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Hendri Yazid beserta jajaran, Camat Payakumbuh Barat, Lurah Kubu Gadang beserta jajaran Pemko Payakumbuh lainnya.
Dalam sambutannya, Devitra menyampaikan program Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama pengurus masjid untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“Melalui program Masjid Ramah Pemudik ini, kita ingin memastikan para pemudik yang melintas di Kota Payakumbuh memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat, melaksanakan ibadah, serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia di masjid,” ujar Devitra.
Ia juga menyinggung makna nama Masjid Musafir yang dinilai sangat relevan dengan program tersebut.
“Nama Masjid Musafir ini memiliki makna yang sangat tepat. Musafir adalah orang yang sedang melakukan perjalanan. Maka masjid ini diharapkan benar-benar menjadi tempat singgah yang ramah dan memberi kenyamanan bagi para musafir yang melintas di Kota Payakumbuh,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pada tahun 1447 Hijriah ini terdapat 18 masjid ramah pemudik di Kota Payakumbuh yang telah disiapkan dan seluruhnya berada di jalur jalan utama sehingga mudah dijangkau oleh para pemudik.
“Semoga keberadaan masjid ramah pemudik ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama bersama pemerintah daerah dalam memakmurkan masjid sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik. Dengan adanya program Masjid Ramah Pemudik ini, kita berharap para pemudik dapat beristirahat dengan tenang serta tetap dapat melaksanakan ibadah selama perjalanan,” ungkap Hendri Yazid.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta pengurus masjid yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut.
Sementara itu, pengurus Masjid Musafir, Basri Latif, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut dengan menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik.
“Kami dari pengurus Masjid Musafir tentu menyambut baik program ini. Masjid kami siap menjadi tempat singgah bagi para pemudik, baik untuk beribadah, beristirahat sejenak, maupun memanfaatkan fasilitas yang tersedia,” kata Basri.
Launching Masjid Ramah Pemudik 1447 Hijriah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran.
Editor : melatisan
Tag :Masjid Musafir, Payakumbuh, Ramah Pemudik, Kota Payakumbuh
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
WALI KOTA ZULMAETA BUKA PUASA BERSAMA NINIAK MAMAK DAN BUNDO KANDUANG 10 NAGORI PAYAKUMBUH
-
FAKIR MISKIN TERIMA PAKET SEMBAKO DARI PENGURUS MASJID BAITURAHMAH PAYAKUMBUH
-
RATUSAN PENGENDARA KEBAGIAN TAKJIL GRATIS DARI ASN DAN PKK DI PAYAKUMBUH
-
WAKO PAYAKUMBUH ZULMAETA BUKA PUASA BERSAMA IDI PALIKO
-
GOW KOTA PAYAKUMBUH HADIR DAN BANTU PERCEPATAN PEMULIHAN WARGA TERDAMPAK BENCANA SUMBAR
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL