HOME OLAHRAGA KOTA PADANG

  • Kamis, 22 Januari 2026

Liga 4 Sumatera Barat Resmi Dibuka Kamis Ini, Panpel Pastikan Seluruh Persiapan Rampung

Pak Lek alias Renol Fadhli Ketua Panpel Liga 4 Sumbar  (Foto :Minangsatu)
Pak Lek alias Renol Fadhli Ketua Panpel Liga 4 Sumbar (Foto :Minangsatu)

Padang (Minangsatu) -  Liga 4 Sumatera Barat resmi akan dibuka pada Kamis (22/01/2026) di Stadion Agus Salim, Padang. Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Sumatera Barat, Renol Fadhli, memastikan seluruh tahapan persiapan kompetisi telah memasuki tahap akhir, termasuk proses registrasi pemain yang ditutup pada Rabu (21/01/2026).

Renol menjelaskan, hingga Rabu siang proses registrasi pemain masih berlangsung. Sejumlah klub telah menyelesaikan pendaftaran, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap akhir. Ia menegaskan bahwa hari ini merupakan batas terakhir registrasi karena kepemilikan ID Card pemain menjadi syarat mutlak untuk mengikuti pertandingan.

“Sampai detik ini masih proses registrasi. Sistem sudah siap, ada beberapa klub yang sudah selesai dan ada juga yang masih proses. Mudah-mudahan hari ini semuanya tuntas, karena hari ini adalah hari terakhir. Kalau tidak ada ID Card, pemain tidak bisa main, dan besok registrasi sudah ditutup,” ujar Renol.

Terkait jumlah peserta, Renol mengungkapkan bahwa Liga 4 Sumatera Barat musim ini diikuti oleh 10 tim. Hal tersebut dipengaruhi oleh kepastian jadwal yang baru didapat serta keterbatasan waktu penyelenggaraan, mengingat kompetisi harus rampung sebelum akhir April 2026.

“Kalau waktu pendaftaran dibuka lebih lama, sebenarnya peserta bisa lebih banyak. Tapi karena jadwal pertandingan harus selesai sebelum April dan Liga 4 juga membutuhkan biaya yang besar, akhirnya hanya klub-klub yang sudah siap sejak dua bulan lalu yang ikut,” jelasnya.

Ia menambahkan, demi memenuhi regulasi pertandingan, panitia menetapkan format kompetisi dengan total 12 pertandingan, dilanjutkan babak semifinal dua leg dan partai final satu leg.

Renol juga menyoroti perubahan mendasar pada regulasi musim ini dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya adalah penghapusan sanksi denda langsung untuk kartu kuning serta penghapusan sistem deposito.

“Tahun kemarin kartu kuning langsung dibayarkan, sekarang tidak ada lagi sanksi uang dan deposito. Sistemnya kita samakan dengan liga di atasnya, Liga 3, Liga 2, dan Liga 1. Sanksi baru dibayarkan setelah akumulasi,” katanya.

Selain itu, jadwal pertandingan dibuat lebih longgar dengan jarak antar laga dua hingga tiga hari, berbeda dari sebelumnya yang hanya memberikan satu hari istirahat. Hal ini dilakukan agar performa pemain bisa lebih maksimal dan mendekati standar liga profesional.

Untuk pelaksanaan pertandingan, kick off pertama akan digelar di GOR Agus Salim. Panitia juga memastikan kesiapan venue, termasuk Stadion Utama Sumatera Barat, untuk dua pertandingan pembuka.

“Kita sudah siap semua, tinggal running saja,” ungkap Renol.

Mengusung tagline “Pertandingan Badunsanak Jan Kareh Bana”, Renol berharap Liga 4 Sumatera Barat dapat berjalan aman dan lancar tanpa insiden anarkis seperti yang terjadi di beberapa daerah lain.

“Kita berharap tidak ada kericuhan. Apalagi di Liga 4 Sumbar banyak pemain usia muda, dengan slot senior hanya lima orang, sehingga potensi emosi lebih tinggi,” ujarnya.

Pembukaan Liga 4 Sumatera Barat akan berlangsung Kamis (22/01/2026) pukul 13.15 WIB, sesaat sebelum kick off pertandingan pertama, dan akan disiarkan secara langsung. Acara pembukaan dijadwalkan dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Sumatera Barat.

“Mungkin besok ada kejutan, kita lihat saja,” kata Renol.

Renol juga menyampaikan peluang bagi tim Sumatera Barat untuk melaju ke tingkat nasional, meski hal tersebut masih menunggu keputusan dari PSSI pusat. Ia berharap Liga 4 menjadi wadah pembinaan pemain Sumatera Barat untuk menembus level nasional, khususnya Liga 3.

“Liga 4 ini adalah wadah pemain Sumatera Barat menuju nasional. Kita berharap yang lolos bisa ke Liga 3, karena saat ini di Sumatera Barat hanya ada Semen Padang FC di Liga 1, dan belum ada wakil di Liga 2 maupun Liga 3,” tuturnya.

Panitia juga tengah membahas kebijakan tiket masuk stadion, termasuk kemungkinan adanya dukungan sponsorship untuk kebutuhan penonton seperti air mineral. Selain itu, Renol memastikan adanya apresiasi bagi tim yang lolos ke tingkat nasional, berupa subsidi dan bantuan keberangkatan.

“Kita berusaha semaksimal mungkin agar ada penghargaan untuk tim yang lolos ke nasional. Mudah-mudahan bisa terwujud,” pungkasnya.

 


Wartawan : Arif Munandar
Editor : melatisan

Tag :Liga 4 Aumbar, Bergulir

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com