HOME AGAMA KABUPATEN PESISIR SELATAN
- Rabu, 2 September 2026
Lentera Subuh: Al-Qur'an Sebagai Sahabat Terbaik Dalam Meniti Perjalanan Hidup
DIRANGKUM OLEH SYAMSURIJON.SH WARTAWAN SENIOR MINANGSATU.COM PAINAN
Menjadikan Al-Qur’an sebagai panduan dan sahabat karib dalam setiap langkah kehidupan merupakan kunci utama untuk meraih keberkahan, ketenangan batin, serta kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat. Pesan spiritual yang mendalam ini dirangkum dalam ceramah keagamaan Lentera Subuh oleh H. Syafrizen, S.H., Datuk Rang Batuah, yang juga dikenal luas oleh masyarakat sebagai Ustadz Zen Hoki (UZH).
Dalam tausiyahnya, Ustadz Zen Hoki mengajak umat Islam untuk membiasakan diri mengawali setiap rutinitas dan aktivitas harian dengan membaca Al-Qur'an yang disertai pemahaman terjemahannya secara bertahap. Beliau menekankan pentingnya interaksi rutin terhadap kitab suci yang terdiri dari 30 juz, 114 surat, dan sekitar 6.666 ayat tersebut sebagai benteng iman di tengah dinamika kehidupan.
Metode membaca Al-Qur'an dapat dimulai secara berurutan, diawali dari Surah Al-Fatihah kemudian dilanjutkan ke Surah Al-Baqarah serta surat-surat berikutnya. Ustadz Zen Hoki menyarankan agar pembacaan terjemahan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu tanpa memaksakan diri, baik sebanyak tiga lembar maupun lima lembar setiap harinya.
Jika niat dan komitmen membaca Al-Qur'an beserta artinya ini dijaga secara konsisten, tanpa terasa khatam Al-Qur'an dapat dicapai dalam kurun waktu tiga, empat, hingga enam bulan. Dengan konsistensi tersebut, seorang muslim bahkan mampu menuntaskan bacaan Al-Qur'an hingga dua kali khatam dalam setahun, sebuah pencapaian spiritual yang membawa kenikmatan hidup di bawah naungan rahmat dan berkah Allah SWT.
Membaca Al-Qur'an yang diiringi pemahaman maknanya diyakini mendatangkan kebaikan luar biasa, di mana hari-hari yang dilalui akan senantiasa didampingi oleh malaikat rahmat. Pendekatan ini menjadi ikhtiar batin agar segala niat baik, doa, hajat, serta cita-cita yang dipanjatkan senantiasa diijabah oleh Allah SWT.
Melalui keberkahan Al-Qur'an, Allah SWT melimpahkan nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kesehatan yang prima, serta rasa cukup atau "kaya hati". Rasa syukur ini pada akhirnya melahirkan perasaan nyaman, damai, dan tentram dalam menjalani ujian maupun dinamika kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar membaca, memahami terjemahan Al-Qur'an memberikan petunjuk terang mengenai segala perintah dan larangan Allah SWT. Ketika pesan ilahi tersebut dipahami, seorang hamba akan berupaya menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, serta mengikuti petunjuk hidup yang telah digariskan.
Proses pemahaman Al-Qur'an berkembang secara bertahap seiring berulangnya proses khatam. Jika pada khatam pertama seseorang baru sebatas mengetahui perintah taqwa, maka pada khatam kedua, ketiga, hingga kesepuluh kali, Allah SWT akan meningkatkan pemahaman tersebut menjadi tingkat pengertian yang jauh lebih mendalam.
Pada tingkatan pemahaman yang matang ini, hamba tersebut akan dianugerahi hidayah dan inayah untuk mempermudah pengamalan ajaran agama. Selain itu, tumbuh pula kemampuan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran, sehingga membentuk pribadi yang senantiasa bersyukur serta bersabar atas segala takdir Allah SWT.
Keistiqamahan bersama Al-Qur'an membuka pintu-pintu kemudahan, kelapangan dada, keselamatan, kemenangan, keberuntungan, kemuliaan, keberhasilan, serta kejayaan hidup. Nilai-nilai Al-Qur'an menjadi kompas utama agar seorang muslim tidak tersesat dalam mengejar kebahagiaan fana.
Pada akhirnya, menjadikan Al-Qur'an sebagai sahabat hidup akan membuahkan kebahagiaan yang hakiki, baik saat menjalani kehidupan dunia yang bersifat sementara maupun saat menghadapi kehidupan akhirat yang kekal selamanya.
Pesan-pesan bernilai ibadah dan motivasi spiritual dalam Lentera Subuh ini diharapkan dapat menjadi renungan bersama serta membawa manfaat yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)
Editor : Benk123
Tag :#lentera subuh
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KOMPOL SYAFRIZEN: POLIGAMI ADALAH FITRAH, SOLUSI SYARIAT UNTUK KETIMPANGAN SOSIAL
-
MOMEN WAGUB VASKO BERBAUR DENGAN WARGA SUNGAI NYALO PESSEL RAYAKAN IDUL ADHA 1446 HIJIRAH
-
JUMAT BERKAH DAN PENUH HIDAYAH: KOMPOL SYAFRIZEN SH SAMPAIKAN KUTBAH DI MASJID BARU NAGARI BATU HAMPAR TARUSAN
-
BUKA MTQ XLI PESSEL, PLT GUBERNUR AUDY : LAHIRKAN GENERASI QURANI UNTUK SUMBAR MADANI
-
SAFARI RAMADHAN SYAFRIZAL UCOK KE MASJID BAITUL IKHSAN NAGARI TERATAK TEMPATIH
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?