HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR
- Jumat, 31 Januari 2025
Kreatif! Warga Binaan Rutan Batusangkar "Sulap" Galon Bekas Menjadi Tempat Sampah
Kreatif! Warga Binaan Rutan Batusangkar "Sulap" Galon Bekas Menjadi Tempat Sampah
Batusangkar (Minangsatu) - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Batusangkar melaksanakan program penyediaan tempat pemilahan sampah sederhana di area rutan yang disebar di beberapa titik di dalam lingkungan tersebut (30/01/2025).
Upaya ini dilakukan oleh Rutan Kelas IIB Batusangkar untuk mendorong konsep pengelolaan sampah yang lebih baik, yaitu pemisahan antara sampah organik dan anorganik, dimulai dari sumbernya, yaitu di dalam lingkungan Rutan.
Selain itu, program ini bertujuan untuk mengurangi pembuangan sampah sembarangan dan meningkatkan kesadaran warga binaan serta petugas rutan tentang pentingnya pemilahan sampah.
Tempat sampah yang digunakan adalah galon bekas ukuran 15 liter. Galon bekas ini dipilih karena kekuatannya dan kemampuannya untuk dimodifikasi menjadi tempat sampah yang lebih fungsional.
"Setelah mengamati kondisi pengelolaan sampah di Rutan Kelas IIB Batusangkar yang belum memilah sampah organik dan anorganik, kami berinisiatif memanfaatkan galon bekas sebagai tempat sampah. Harapannya, ini bisa menjadi langkah awal dalam pengelolaan sampah yang lebih baik di rutan," ucap Impantri salah seorang WBP Rutan Kelas IIB Batusangkar.
Proses pembuatan tempat sampah dimulai dengan mengumpulkan galon bekas yang tidak terpakai. Kemudian, galon tersebut dimodifikasi dengan cara dipotong pada bagian atasnya, dan dilengkapi dengan saringan untuk memisahkan air agar sampah organik menjadi kering.
Tempat sampah kemudian diletakkan di blok hunian WBP, sambil dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah kepada WBP dan petugas rutan.
"Saya berharap program ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam pengelolaan limbah di Rutan Kelas IIB Batusangkar," ucap Elfiandi, Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar.
Penyediaan tempat sampah ini merupakan bagian dari program pengelolaan limbah rumah tangga di rutan, yang bertujuan untuk memisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik yang telah dipilah dapat dijual atau didaur ulang, sementara sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, yang dapat membantu mengurangi sampah secara efisien.
Editor : melatisan
Tag :#Warga Binaan #Galon Bekas
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BERSAMA ORMAWA, UKM, DAN UKK, DEMA UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR TURUN KE JALAN GALANG DANA BAGI KORBAN BANJIR LINTAU TANAH DATAR
-
SENTUH HATI WARGA SETANGKAI DAN TALUAK, EMERSIA GROUP BAWA BANTUAN TAK TERDUGA
-
PLN UP3 PAYAKUMBUH NYALAKAN LISTRIK DI PELOSOK TANAH DATAR, 15 KK DI TANJUNG MODANG KINI NIKMATI TERANG SETELAH PULUHAN TAHUN
-
LAZIS IKPL SALURKAN ZAKAT RP247 JUTA BAGI MUSTAHIQ DI RAMBATAN, TANAH DATAR
-
JELANG RAMADAN 1447 H, PEDAGANG PASAR PABUKOAN MULAI DIRIKAN LAPAK DI BERBAGAI TITIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI