HOME SOSIAL BUDAYA KOTA BUKITINGGI

  • Kamis, 5 November 2026

Kepercayaan Pelanggan Jadi Prioritas, PLN UP3 Bukittinggi Raih Juara 2 OMYO Award 2026

Padang, (Minangsatu) - Upaya menghadirkan pelayanan kelistrikan yang semakin baik bagi masyarakat mengantarkan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi, di bawah naungan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, meraih Juara 2 OMYO Award 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, bersama tim di Jakarta pada 3 November 2026. Capaian ini menjadi pengakuan atas transformasi pengelolaan gangguan dan optimalisasi pelayanan tenaga teknik (Yantek) yang tidak hanya berfokus pada pemulihan pasokan listrik, tetapi juga pada upaya membangun pelayanan yang lebih responsif, humanis, dan berorientasi pada kepercayaan pelanggan.

Bagi masyarakat, listrik yang kembali menyala berarti aktivitas dapat berlanjut, anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman, keluarga menjalankan rutinitas, dan pelaku usaha dapat kembali produktif. Namun, di balik setiap proses pemulihan pasokan listrik, ada kebutuhan pelanggan yang harus diperhatikan. Mereka tidak hanya membutuhkan kepastian listrik kembali menyala, tetapi juga informasi yang jelas, respons yang tepat, serta pelayanan yang membuat mereka merasa didengar dan diperhatikan.

Pemahaman tersebut menjadi dasar transformasi yang diterapkan di PLN UP3 Bukittinggi. Setiap laporan gangguan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai persoalan teknis yang harus diselesaikan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan pelanggan. Sebab, keberhasilan pelayanan tidak hanya ditentukan oleh hasil pekerjaan petugas di lapangan, tetapi juga dari pengalaman pelanggan selama proses penanganan berlangsung.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardini, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan apresiasi sekaligus dorongan bagi seluruh insan PLN untuk terus membangun budaya pelayanan yang mengutamakan kebutuhan pelanggan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus pengingat bagi kami bahwa kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan. Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pelayanan yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga humanis dalam setiap prosesnya. Setiap keluhan adalah kesempatan bagi kami untuk mendengarkan, memperbaiki, dan memberikan solusi terbaik. Sebab, keberhasilan pelayanan bukan hanya ketika listrik kembali menyala, tetapi ketika pelanggan juga kembali percaya,” ungkap Ririn.

Transformasi pelayanan di PLN UP3 Bukittinggi diperkuat melalui tiga pilar utama, yaitu Leadership, System, dan Service Culture. Penguatan ini diwujudkan melalui kepemimpinan yang hadir mendampingi petugas dan memastikan evaluasi berjalan, sistem operasional yang terintegrasi dengan dukungan Dispatch Center dan monitoring jaringan, serta peningkatan kompetensi Yantek melalui Akademi Yantek. Seluruh upaya tersebut diperkuat dengan budaya pelayanan yang mengedepankan empati, sikap proaktif, dan kemampuan memberikan solusi, sehingga pelanggan tidak hanya mendapatkan penanganan secara teknis, tetapi juga pelayanan yang lebih responsif dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Penanganan gangguan listrik tidak hanya tentang seberapa cepat petugas datang dan memperbaiki jaringan hingga listrik kembali menyala, tetapi juga bagaimana pelanggan mendapatkan perhatian selama proses tersebut berlangsung. PLN memastikan pelanggan memperoleh informasi yang jelas, mendapatkan penjelasan mengenai penanganan yang dilakukan, serta merasa didengar ketika menyampaikan keluhan. Dengan pendekatan ini, petugas Yantek tidak hanya bertugas memulihkan pasokan listrik, tetapi juga memberikan rasa tenang dan kepastian kepada pelanggan. Sebab, pelayanan yang baik bukan hanya membuat listrik kembali menyala, tetapi juga membuat pelanggan merasa diperhatikan dan semakin percaya kepada PLN.

Bagi PLN UID Sumatera Barat, capaian yang diraih PLN UP3 Bukittinggi ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat kualitas pelayanan di seluruh lini operasional. Kepemimpinan yang hadir, sistem kerja yang semakin terintegrasi, kompetensi petugas, serta budaya pelayanan yang berorientasi pada pelanggan akan terus menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas.

Pada akhirnya, penghargaan bukan hanya tentang posisi yang berhasil diraih, tetapi juga tentang tanggung jawab untuk menjaga kualitas pelayanan yang telah dibangun. Karena listrik yang kembali menyala adalah keberhasilan teknis, tetapi pelanggan yang merasa diperhatikan dan kembali percaya merupakan keberhasilan pelayanan yang sesungguhnya. (*)


Wartawan : Boing
Editor : Benk123

Tag :#pln

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com