HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 29 Juli 2022
Kepala Pujasintara RI Perkenalkan Kartu Sakti Ke DPK Padang Panjang
Pd.Panjang (Minangsatu) - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Jasa Informasi Perpustakaan dan Pengelolaan Naskah Nusantara (Pujasintara) RI, Yuliatri Bunga, S.IPI, Kamis (28/7/2022) kemaren, mengunjungi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padang Panjang untuk memperkenalkan program Kartu Sakti.
Menurut Yuliatri, Sakti merupakan Kartu layanan Perpustakaan dengan pelayanan terpadu dalam bidang layanan Perpustakaan.
"Kartu layanan Perpustakaan yang dikembangkan Pujasintara ini, mengintegrasikan layanan Perpusnas dengan Perpusda. Dengan Kartu Sakti, anggota Perpustakaan di Daerah bisa mengakses koleksi yang ada di Perpusnas," terangnya
Sementara Kepala Bidang Perpustakaan DPK Kota Padang Panjang, Dra.Tuti Abdul Rajab, MM mengatakan, pihaknya menyambut baik program Kartu Sakti Perpusnas tersebut. Kini, salah satu tugas Perpustakaan adalah menyelenggarakan layanan publik.
"Tujuan dari layanan publik, adalah kepuasaan pelanggan. Pemustaka sebagai pengguna jasa Perpustakaan, membutuhkan layanan yang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi," ujar Tuty.(*)
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEMENDIKDASMEN PERKUAT PERAN BUNDA PAUD DUKUNG WAJIB BELAJAR 13 TAHUN
-
KELURAHAN GANTIANG, GUNUANG-PADANG PANJANG, GELAR LOMBA LAYANG-LAYANG BARADAIK
-
RATUSAN MODIFIKATOR TRUK DAN BUS ADU KREATIVITAS DI PADANG PANJANG
-
WAKO HENDRI ARNIS, HIMBAU RELAWAN PMI PERKUAT SEMANGAT KEMANUSIAAN
-
KELURAHAN GUMALA RAIH POSISI JUARA UMUM JAMBORE KADER PKK BERPRESTASI
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908