HOME PARIWISATA KABUPATEN PASAMAN

  • Rabu, 13 Februari 2019
Kemenpar Rehab Taman Equator Bonjol
Taman Equator Bonjol akan direnovasi

Pasaman (Minangsatu) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman pada tahun 2019 ini akan merehabilitasi Taman Equator Bonjol, dengan menggunakan anggaran dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sebesar Rp 1,9 miliar.

Demikian dikatakan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis melalui Kepala Disporapar, Ricky Riswandi.

"Benar. Alhamdulillah kita bisa mewujudkan salah satu cita-cita kita untuk mempercantik dan membangun sejumlah fasilitas di Taman Equator Bonjol. Untuk Tahun 2019 ini, Pemkab Pasaman mendapat anggaran sebesar Rp1,9 Milyar dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kemenpar RI untuk pembangunan tersebut," ujar Ricky Riswandi, kepada Minangsatu, Rabu (13/2).

Ricky Riswandi menyampaikan, bahwa dengan anggaran tersebut akan dibangun sejumlah kawasan pertokoan di area Taman Equator Bonjol hingga fasilitas umum.

"Ada beberapa toko yang diperuntukkan sebagai tempat masyarakat menjual berbagai hasil produk UMKM. Kemudian fasilitas umum termasuk toilet. Saat ini kita tengah melakukan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), agar segera bisa dilelang di LPSE Pasaman," kata Ricky.

Pembangunan Taman Equator Bonjol ini, sebenarnya sudah diajukan Pemkab Pasaman sejak Tahun 2017 lalu dengan total kebutuhan anggaran biaya sekitar Rp20 Milyar. 

"Sebenarnya jumlah kucuran dari Kemenpar RI itu belum seberapa dari total yang kita rencanakan. Kemudian pihak Pemprov Sumbar juga tidak bisa membantu anggaran tersebut. Jadi untuk saat ini baru bisa dibangunkan untuk sebagian saja dari master plan sebelumnya. Namun nanti kita berharap dengan pembangunan ini bisa membangkitkan kembali nuansa daya tarik Taman Equator Bonjol kepada wisatawan," harap Ricky.

Dalam master plan yang disusun oleh Disporapar Pasaman, akan dibangun tiga bola equator ukuran besar sebagai ikon garis khatulistiwa di tempat tersebut.

"Kalau ini semua tuntas, nanti bakal jadi kawasan wisata termewah untuk daerah khatulistiwa se Indonesia. Sebab tidak semua daerah di Indonesia dilewati garis Khatulistiwa. Apalagi nanti dipercantik dengan taman bunga, sejumlah tempat duduk wisatawan hingga kolam renang. Namun dengan kondisi anggaran yang terbatas ini, kita lakukan pembangunan secara bertahap," pungkas Ricky. (afz)


Wartawan : te
Editor :

Tag :Taman Equator Bonjol