HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM
- Kamis, 1 Desember 2016
Joni Saputra Terima Penghargaan APN 2016
PAYAKUMBUH (Minangsatu) - Ketua kelompok tani Tanjung Subur kelurahan Kapalo Koto Ampangan kecamatan Payakumbuh Selatan kota Payakumbuh, Joni Saputra,menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) 2016 langsung dari tangan Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Negara, Rabu (30/11). Petani yang juga ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Payakumbuh itu didaulat sebagai Pelopor Ketahanan Pangan 2016.
Turut hadir dalam acara penganugerahan tersebut, Plt. Walikota Payakumbuh, Priadi Syukur, Sekretaris Daerah kota Payakumbuh, Benni Warlis, dan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Antoni Jaya.
Secara keseluruhan, terdapat 73 orang, baik kelompok maupun individu yang menerima penghargaan APN 2016. Masing-masing terbagi atas kategori Pembina Ketahanan Pangan (18), Pelopor Ketahanan Pangan (5), Pelayanan Ketahanan Pangan (17), Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan (30), dan Pemangku Ketahanan Pangan (3).
Joni Saputra yang memperoleh APN kategori Pelopor Ketahanan Pangan dinilai sukses merintis sebuah inovasi dalam pemanfaatan sumber daya untuk mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian, dan ketahanan pangan.
Joni Saputra mampu menghasilkan produksi jagung jauh diatas rata-rata nasional. Padahal bibit jagung yang digunakan dan sistem bercocok tanam yang dilakukan, sama dengan petani lainnya. Hasil produksi Joni Saputra mencapai 7-8 Ton per Hektar per tahun, sementara petani lainnya hanya mampu memproduksi jagung 5-6 Ton per Hektar per tahun.
Joni Saputra berhasil melakukan terobosan panen jagung hingga 4 kali dalam setahun. Berbeda dengan petani lainnya di seluruh Indonesia yang hanya mampu melakukan panen 2,5 kali setiap tahun.
Sesaat usai penganugerahan, Joni Saputra didatangi dan ditawari Pemerintah Propinsi Jawa Timur untuk berbagi inovasi yang dilakukannya ke Jawa Timur. Bukannya enggan berbagi, Joni Saputra tidak mau hanya sekedar menjadi pembicara. Baginya penjelasan secara lisan, dengan makalah dan presentasi yang dirancang sedemikian rupa, tidak akan lebih baik daripada datang langsung dan melihat cara kerjanya secara nyata. “Lebih baik Bapak datang ke daerah saya melihat langsung secara nyata. Saya tunggu!”, ujar Joni Saputra.
[ Rahmat Simona ]
Editor :
Tag :#Pelopor Ketahanan Pangan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
VASKO RUSEIMY: SEMANGAT PERANG MANGGOPOH HARUS MENJADI INSPIRASI BAGI GENERASI MUDA
-
TERANG MENYAPA NAGARI, PLN PERCEPAT ELEKTRIFIKASI HINGGA PELOSOK KABUPATEN AGAM
-
GUNAKAN SEPABLOCK, BNPB PERLUAS PEMBANGUNAN HUNTAP KE LIMAPULUH KOTA DAN AGAM
-
WAGUB SUMBAR SERAHKAN BANTUAN BEDAH RUMAH DI AGAM DAN BUKITTINGGI
-
ANTISIPASI LONJAKAN KENDARAAN LEBARAN, PEMKAB AGAM PETAKAN JALUR ALTERNATIF
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG