HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM

  • Senin, 23 Februari 2026

Antisipasi Lonjakan Kendaraan Lebaran, Pemkab Agam Petakan Jalur Alternatif

Kondisi Jalan Malalak Agam  (Foto: @slvinafadilah)
Kondisi Jalan Malalak Agam (Foto: @slvinafadilah)

Agam (Minangsatu) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mulai memetakan sejumlah jalur alternatif guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus mudik dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dilansir dari Antara News pada Senin (23/02/2026), Kepala Dinas Perhubungan Agam, Rio Eka Putra, di Lubuk Basung, Minggu, mengatakan pihaknya telah menyiapkan gambaran teknis untuk mengurai potensi kemacetan yang diprediksi meningkat signifikan saat lebaran.

“Sejumlah jalur alternatif telah dipetakan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi meningkat signifikan,” ujarnya.

Menurut dia, secara konsep Dinas Perhubungan telah menyusun beberapa skema rekayasa lalu lintas serta opsi pengalihan arus sebagai langkah antisipatif menghadapi kepadatan kendaraan. Namun, implementasi di lapangan tetap membutuhkan koordinasi intensif dengan pihak kepolisian agar pengaturan berjalan optimal.

“Kita tetap melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk rekayasa kendaraan,” katanya.

Rio mengakui, tantangan utama saat ini adalah kondisi infrastruktur jalan yang terdampak bencana beberapa waktu lalu. Sejumlah ruas jalan di wilayah Agam mengalami kerusakan, mulai dari tertimbun material longsor hingga terban akibat tingginya curah hujan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu munculnya titik-titik kemacetan baru apabila tidak segera ditangani sebelum arus mudik dimulai.

Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar percepatan perbaikan jalan bisa segera direalisasikan.

“Percepatan penanganan kerusakan jalan menjadi faktor krusial dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah Agam yang dikenal sebagai daerah lintasan utama,” ujarnya.

Sejumlah titik rawan macet di antaranya berada di kawasan Padang Lua, Kecamatan Banuhampu dan Ampek Angkek. Wilayah ini kerap mengalami kepadatan karena keberadaan pasar tradisional serta posisinya sebagai jalur penghubung utama menuju Kota Bukittinggi dan daerah lainnya.

Pemkab Agam memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi lapangan serta berkoordinasi lintas instansi guna memastikan arus mudik dan arus balik Idul Fitri tahun ini berjalan aman dan lancar. (*)


Wartawan : -
Editor : Benk123

Tag :#agam

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com