HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN AGAM

  • Rabu, 22 April 2026

Terang Menyapa Nagari, PLN Percepat Elektrifikasi Hingga Pelosok Kabupaten Agam

Agam, (Minangsatu) – PT PLN (Persero) bersama pemerintah pusat terus mempercepat pemerataan akses listrik melalui kunjungan lapangan Program Listrik Desa (Lisdes) yang dilaksanakan pada 18 April 2026 di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kegiatan ini merupakan kunjungan lapangan sekaligus evaluasi dan penguatan pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) sebagai upaya menghadirkan listrik bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau atau masih terbatas akses energinya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Elen Setiadi, Staf Khusus Menteri Bidang Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Kementerian ESDM, Firdaus Dewilmar, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Havidh Nazif, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral (Deputi IV), Desi Zulfiani, Asisten Deputi Pengembangan Ketenagalistrikan dan Geologi, Sunandar, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat, Helmi Heriyanto, EVP Perencanaan Strategis Distribusi, Ahmad Syauki, General Manager PT PLN (Persero) UID Sumbar, Ajrun Karim, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Rio Eka Putra, Wakapolres Agam, Muddasir, serta unsur Forkopimda dan masyarakat setempat.

Kunjungan dilaksanakan di Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sebagai salah satu wilayah prioritas dalam program elektrifikasi desa di Sumatera Barat.

Program Lisdes merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang bertujuan untuk memastikan pemerataan akses listrik hingga ke seluruh pelosok negeri. Program ini dilaksanakan melalui penugasan kepada PT PLN (Persero) dan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Program Lisdes juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan rasio elektrifikasi serta mewujudkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kehadiran listrik di wilayah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.

PLN melaksanakan pembangunan infrastruktur kelistrikan melalui jaringan distribusi, gardu, dan instalasi pelanggan dengan pendekatan kolaboratif bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kunjungan lapangan ini juga menjadi sarana evaluasi langsung guna memastikan program berjalan tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral, Elen Setiadi, menyampaikan bahwa percepatan elektrifikasi desa merupakan prioritas pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif.

“Pemerintah terus mendorong percepatan akses listrik sebagai fondasi pembangunan ekonomi masyarakat. Program listrik desa ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, mendapatkan akses energi yang adil dan merata,” ujar Elen.

Sementara itu, EVP Perencanaan Strategis Distribusi, Ahmad Syauki, menambahkan bahwa perencanaan yang matang menjadi kunci keberhasilan program elektrifikasi.

“Setiap pembangunan jaringan listrik dirancang secara komprehensif dengan mempertimbangkan kondisi geografis, kebutuhan masyarakat, serta keberlanjutan sistem. Dengan pendekatan ini, kami memastikan program Lisdes memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Ahmad Syauki.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terlaksananya kunjungan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kehadiran Bapak/Ibu dari pemerintah pusat serta seluruh pemangku kepentingan dalam kunjungan ini. Kunjungan ini menjadi energi dan semangat bagi kami di PLN UID Sumatera Barat untuk terus menghadirkan listrik hingga ke pelosok. Kami juga bersyukur, melalui kolaborasi yang kuat, program listrik desa di Nagari Tigo Koto Silungkang dapat terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Ajrun.

PLN meyakini bahwa listrik bukan sekadar energi, melainkan penggerak utama kehidupan. Dengan menghadirkan listrik hingga ke pelosok, PLN tidak hanya menyalakan terang, tetapi juga membuka peluang, meningkatkan kesejahteraan, dan mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan. (*)


Wartawan : Rilis
Editor : Benk123

Tag :#pln

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com